MOROTAI- Pemadaman lampu secara menyeluruh oleh Perusahan Listrik Negara (PLN) Cabang Daruba Kabupaten Pulau Morotai disesalkan oleh masyarakat Morotai.
"PLN
memang sangat keterlaluan, masak pemadaman dari pagi sampai malam belum
juga menyala,"Ungkap Aldi, warga Morotai melalui pesawat selulernya
kepada Seputar Malut, Rabu (9/11).
Menurutnya,
Pemadaman lampu yang dilakukan PLN ada dugaan permainan Bahan Bakar
Minyak (BBM) jatah milik PLN yang dijual ke pihak ke 3, karena terbukti
sesuai pernyataan PLN beberapa waktu lalu bahwa untuk semua jatah
pemakaian maupun operasional di PLN sudah disesuaikan dengan data
kebutuhan dan dilaporkan ke PLN ternate, namun ternyata pernyataan itu
tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan,"Pemakaian lampu itu kan
sudah disesuaikan dengan kebutuhan, tapi kenapa sampai 1 hari pemadaman
terjadi, apa memang jatah BBM untuk PLN sudah habis lantaran sudah
dijual, sehingga stok kebutuhan BBM habis," Sindirnya.
Aldi
mendesak kepada aparat hukum untuk melakukan penyelidikan tentang
penggunaan BBM di PLN, karena ada dugaan permainan yang dilakukan oleh
pihak PLN yang menjual BBM ke pihak ke 3,"Aparat hukum jangan hanya
diam, tapi bisa melakukan penyelidikan tentang penggunaan BBM, karena
ada dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh PLN,"Pintanya. (wis)
