LABUHA-Kasus plagiat atau copy paste
draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RJMD 2016 - 2021 yang telah
disetujui menjadi perda baru-baru ini, perlu menjadi catatan serius Bupati
Halsel, Bahrain Kasuba, sehingga pada seleksi pejabat nanti harus benar-benar
yang profesional dan kompeten.
Anggota Komisi I DPRD Muhammad
Abusama mengatakan, bupati dalam menempatkan pejabat harus yang berkompeten dan
memiliki SDM yang handal dan profesional terutama dibidang perencanaan
pembangunan daerah. Hal itu, agar perencanaan pembangunan di Halsel sesuai
dengan yang diharapkan. "Bukan perencanaan yang tiba saat tiba akal atau
perencanaan copy paste,"pungkasnya.
Mantan wakil ketua I DPRD itu,
mengatakan, sudah saatnya pemda konsisten dalam menempatkan pejabat, baik
esselon II, III dan IV dengan didasarkan pada kompetensi dan keahlian.
"Jangan tempatkan pejabat didasarkan pada suka atau tidak suka. Ingatlah
pesan Agama bahwa jika suatu pekerjaan diserahkan kepada orang yang bukan
ahlinya, maka tunggulah akan datang kehancuran," tukasnya.
Menurut Muhammad, dalam hal
penempatan pejabat haruslah melalui seleksi dengan tim seleksi yang profesional
dan mengedepankan independesi. bukan mengedepankan hubungan keluarga,
primordial, titipan dan jenis-jenis lain dari nepotisme. "Dengan seleksi
yang profesional dan independen maka akan melahirkan pemerintahan yang kuat dan
berwibawa dengan pembantu yang mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai
dengan keahliannya," tandasnya.
Untuk bidang perencanaan
pembangunan, pemda seharusnya memiliki tenaga perencanaan yang handal dan
diberikan penguatan-penguatan dibidang perencanaan pembangunan melalui diklat
dan sebagainya sehingga dalam merancang pembangunan daerah tidak dilakukan asal
jadi alias tiba saat tiba akal yang menghasilkan perencanaan copy paste. (one)
