Isak Tangis Warnai Sertijab Kepala DPMPTSP Ternate

Diposting oleh On Thursday, November 10, 2016 with No comments

ilustrasi
TERNATE- Isak tangis mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) dari Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BP2TSP) Kota Ternate Abdullah M. Saleh kepada Kepala Dinas baru Mahdi Nurdin pada Rabu (9/11) di ruangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Isak tangis tak terelakan itu muncul dari sejumlah staf BP2TSP yang sekarang dirubah menjadi DPMPTS, ketika pembacaan sambutan dari mantan Kepala BP2TSP Hi. Abdullah M. Saleh, karena para sataf merasa kehilangan sosok pemimpin yang sudah dianggap sebagai kakak bahkan orang tua mereka.
Sekretaris Kota Ternate (Sekot) M. Tauhid Soleman kepada wartawan usai mengikuti acara Sertijab mengatakan, ini merupakan sebuah sertijab yang sangat baik karena menyerahkan semua jabatan 10 bulan ditahun 2016 ke pimpinan baru, sehingga ia berharap kepada semua instansi dilingkup Pemkot Ternate harus melakukan Sertijab saat usai pelantikan, karena berkaitan dengan personil pegawai, kemudian pertanggung jawaban baik dari segi anggaran ataupun aset. "Saya berharap proses Sertijab ini dilaksnakan oleh seluruh SKPD di Pemkot Ternate,". Tururnya
Tauhid menambahkan, apa yang selama ini dirintis oleh pejabat lama BP2TSP cukup bagus, mulai dari dibentuknya BP2TSP sampai hari ini dibentuk menjadi DPMPTSP. "Untuk itu, saya berharap apa yang telah dibuat oleh BP2TSP harus dilanjutkan oleh Pejabat yang baru, bahkan harus lebih baik terutama memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat.
Sementara, mantan pejabat BP2TSP Hi. Abdullah M. Saleh yang saat ini digeser ke staf biasa pada bagian Bina Kesejahteraan Sosial Setda Kota Ternate ketika dikonfirmasi mengatakan, semenjak dirinya dilantik pada tanggal 5 September 2014 sebagai Kepala BP2TSP, sudah banyak hal yang telah dilakukan. "Paling tidak, pembentukan BP2TSP ini untuk memutuskan mata rantai pelayanan yang terlalu panjang, sehingga kualitas pelayanan publik itu tetap menjadi prioritas pertama. Sehingga saya selalu sampaikan kepada staf bahwa paradikma pelayanan itu harus kita uji, kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat, kalau bisa kita permudah, kenapa harus kita persulit, kalau bisa gratis, kenapa harua dibayar, ini yang selalu kita kedepankan", tandasnya.
Lanjutnya, selama menjabat dua tahun, dua bulan dan dua hari sebagai Kepala BP2TSP ini, ia sangat didukung dan disuport oleh stafnya yang jumlahnya sebanyak 40 orang, dan dalam pelayanan publik ini, tidak ada hambatan dan tantangan yang berat, kita tetap berusaha pada peningkatan pelayanan publik, tapi disatu sisi juga kita selalu kedepankan aturan, artinya semua pelaku usaha dan pemohon yang datang berurusan di BP2TSP, persyaratan-persyaratan normatif selalu diperhatikan. "Saya tau persis, pa Mahdi itu orangnya punya prestasi di SKPD yang lama, dan dengan dilantiknya beliau, DPMPTSP perubahan dari BP2TSP, saya berharap kedepan semakin militan," Harapnya
Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Mahdi Nurdin mengatakan, ini merupakan hal pertama yang dilakukan di DPMPTS, ia menilai proses Sertijab ini sangat positif dan punya makna tersendiri, karena Sertijab ini merupakan kelanjutan dari proses pelantikan, ia berharap, dirinya bersama para stafnya yang baru ini, bisa melayani masyarakat Kota Ternate.
Lanjutnya, DPMPTS ini ada penambahan tugas terkait dengan penanaman modal. " Saya juga baru di DPMPTS dan saya belum pelajari juknisnya, tapi sepintas yang saya baca, terkait dengan penanaman modal ini agak berat, karena dia punya keterkaitan dengan orang yang mengurus izin penanaman modal dan pengusaha yang berinfestasi," katanya
Olehnya itu, lanjut Nurdin, ini akan disatukan, agar supaya ketika ada yang mengurus perizinan itu prosesnya tidak terlalu panjang dan mereka bisa betah berinfestasi, karena sekarang ini masih kurang orang yang berinfestasi, yang ada hanya para pemodal-pemodal lokal saja, seperti rumput laut. "Sehingga itu, dengan Dinas ini, kita dapat memberikan informasi tentang potensi kita di Kota Ternate supaya infestor dari luar bisa berinfestasi dan melakukan penanaman modal di Ternate",. Tutupnya. (aky)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »