SMAN 2 dan SMAN 8 Ternate Ditujuk Sosialisasi Gerakan Literasi

Diposting oleh On Saturday, October 22, 2016 with No comments

TERNATE - Dua Sekolah di Kota Ternate ditunjuk kementerian pendidikan dan kebudayaan melakukan sosialisasi gerakan literasi sekolah, dua sekolah tersebut SMA Negeri 8 Kota Ternate, dan SMA Negeri 2 Kota Ternate.  
 Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Kota Ternate Drs. Umar Zen, M.M, mengatakan sekolahnya dipercaya oleh kementerian Pendidikan dan kebudayaan melalui rektorat pembinaan untuk melakukan sosialisasi gerakan literasi sekolah (GLS) dengan 5 sekolah Imbas.   
“Kita dipanggil di rektorat pembinaan kementerian pendidikan di Jakarta, yang mana sekolah diberikan bantuan Rp 110 juta kemudian melaksanakan sosialisasi sesuai dengan presentasi masing-masing sekolah,” ujar Umar kepada Seputar Malut belum lama ini.
Dikatakan, SMA Negeri 2 mendapatkan beberapa sekolah imbas yang paling dekat. Sekolah imbas itu diantaranya, SD 3 yang dulu SD ubo-ubo 1, SMA Negeri 1, Al-Irsyad, Al-Bina dan Nurul Hasan. 5 sekolah imbas diundang masing-masing 10 orang, siswa 5 orang, guru 5 orang dan Alhamdullah pada saat digelar kegiatan semua datang. Sehingga semua berjumlah 220 orang.
Menurut Umar, kalau kita mau lihat literasi itu merupakan program membaca 15 menit sebelum pelajaran mulai, namun itu juga tergantung sekolah apakah sekolah itu menerapkan, membaca 15 menit pada saat jam pertama, atau pertengahan, atau di jam terakhir, sebab itu tergantung pada sekolah masing-masing.  Yang berada di provinsi kabupaten/kota itu, namun  SMA Negeri  2 setelah pulang melakukan rapat dengan guru kemudian  di bentuk tim ternyata sepakat melaksanakan itu 15 menit sebelum pembelajaran yakni di jam pertama. Pada selasa, rabu, kamis karena hari senin di pake untuk upacara maka senin tidak diadakan.
Dikatakan, kegiatan GLS sendiri dijadwalkan sampai pada bulan Desember 2016, namun bukan berarti bulan Desember itu kegiatan sudah selesai tetapi menyangkut dengan GLS itu. “saya kira sepanjang sekolah itu tetap berjalan, dan bukan berate dengan bantuan dana baru kita jalan seterusnya,”ujanya.
Sementara soal criteria SMA Negeri 2 di tunjuk melaksakan GLS karena, kementerian melihat dari posisi tempat atau halaman sekolah, karena menurut Zen liteasi bukan saja siswa mebaca di dalam kelas tetapi siswa di dalam lingkungan juga bisa membaca, membaca dalam hal ini misalnya pohon yang rindang itu bisa di jadikan teman baca.
Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Ternate Mustamin Lila S.Pd M.Pd. Mengatakan, SMAN 8 dan SMAN 2 Kota Ternate adalah merupakan sekolah yang ditunjuk perwakilan Maluku Utara untuk melaksakan sosialisasi literasi ke orang tua wali murid sementara  yang masuk pada imbas adalah 5 sekolah yang diantaranya SMAN 4 Kota Ternate, SMA Alkhairat Kota Ternate, SMPN 1 Kota Ternate, SMP Islam 1 Kota Ternate dan SD 46 Kota Ternate.
Sekolah yang masuk pada imbas lanjut dia, di undang dalam rangka mensosialisikan tentang apa maskud dari literasi.
Peserta yang anjurkan sesuai juknis dari pusat sebanyak 250 orang namun ternyata melebihi dari angka tersebut. Untuk itu dapat dinilai bahwa antusias siswa maupun orang tua terhahap literasi sangatlah tinggi. Dimana,  siswa SMAN 8 sebanyak 352 yang di ikutkan di tamba peserta dari luar sekolah imbas sebanyak 50 dan orang tua wali murid sebanyak 50 orang maka di totalkan sebanyak 452 orang peserta.
Kepsek berharap, dengan adanya sosialisi ini bagimana membangkitkan minat dari literat. Baca, menulis dan cinta terhadap buku. Selanjutnya mengguh hati kepada orang tua wali murid bagaimana memberikan contoh membaca di rumah kepada anak.
Sementara di sekolah, akan membudayakan serta mengajak siswa untuk baca dan tulis nanun di rumah juga orang tua berberan dalam literasi sekaligus memantau langsung kepada anak-anak mereka.
Sedangkan sekolah imbas, dapat di harapkan bisa di tularkan ke sekolah masing-masing, karena sekolah yang baru di tunjuk di Maluku Utara hanya 2 sekolah yankni SMAN 8 dan SMAN 2 Kota Ternate.(srd)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »