Pejabat Halmahera Utara Tak Berminat Jadi Sekda

Diposting oleh On Wednesday, November 02, 2016 with No comments

TOBELO-Banyak pejabat Halmahera Utara tak berminat mengikuti seleksi calon sekretaris daerah (Sekda). Sesuai data panitia seleksi, hingga kini baru dua calon yang mengambil formulir. Keduanya yakni Kadis Pertambangan Yesaya Cie dan mantan Kadis Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi, Aser Tidore. “Baru dua yang mengambil formulit, calon lain belum ada kabar,” ujar ketua Pansel, Willem Manery kepada wartawan, Selasa (1/11).  
Menurut Willem, meski batas pendaftaran 4 November 2016 masih dua hari lagi, apabila calon yang mendaftar belum memenuhi kuota, maka pendaftaran akan diperpanjang. Untuk mendapatkan formulir katanya, cukup gampang. Selain disediakan di sekretariat Timsel, juga melalui online. “Sejauh ini belum diketahui siapa yang mendaftar lewat online,” ujarnya.
Dijelaskan, sesuai keputusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang merujuk Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN disebutkan, apabila pendaftaran calon pejabat pimpinan tinggi di lingkungan instansi pemerintahan termasuk Sekda Halut harus diikuti 5 pendaftar atau minimal 4 orang. “Nantinya seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan tim seleksi,” bebernya.
Sementara beberapa pejabat lainnya yang rencana mengambil formulir pendaftaran diantaranya, Jhon Gredja, staf ahli bupati, Joice Mahura, Kadis Pariwiata, Decky Tawaris mantan Kepala Bapedda, Mahmud Taha dan Plt Sekda Halut, Fredy Tjandua. Sedangkan syarat calon diantaranya pernah menduduki jabatan eselon dua minimal dua kali dalam tempat berbeda serta pangkat terendah IV/c, telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (PIM II) atau yang setara. (rma)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »