TERNATE-Sebanyak 200 personil anggota Brimob Polda Maluku Utara diturunkan mengawal aksi massa di Ternate, Maluku Utara. Kapolda Maluku Utara, Brigadir Jenderal Polisi Tugas Dwi Apriyanto menyatakan siap melayani masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa Jumat (4/11) yang digelar serentak secara Nasional. "Kapolda sudah nyatakan semua anggota siaga satu mengawal massa yang demo," ungkap Kapolda melalui Kabid Humas, AKBP Hendry Badar Kamis (3/11).
Menurut Hendry, saat ini pihaknya belum mendapat informasi titik yang menjadi sasaran massa aksi, namun Kapolda mengutuskan Dir Intelkam dan Kapolres Ternate untuk menemui massa yang akan melakukan aksi. "Kita belum tahu rutenya, intinya Polri khususnya Polda siap melayani dimana pun yang menjadi titik masyarakat menyampaikan aspirasi," ujarnya.
Polda meyakini dengan himbauan Presiden, Panglima TNI dan Kapolri dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Hendry memastikan semua akan berjalan aman. Senada dengan Kabid Humas, Kasat Brimob Polda Malut Komisaris Besar Polisi Anang Sumpena. "Satuan Brimob sudah siaga satu, tidak ada anggota yang cuti dan ijin," tegasnya.
Untuk pengamanan lanjut Handry, Brimob akan menerjunkan kurang lebih 200 perasonil. Menurutnya, sebelum bergerak, Brimob akan mengggelar apel. “Seluruh anggota tidak membawa senjata, hanya dibekali dengan hati," tandasnya seraya meminta masa aksi tidak anarkis saat menyampaikan aspirasi. (zsm)
Menurut Hendry, saat ini pihaknya belum mendapat informasi titik yang menjadi sasaran massa aksi, namun Kapolda mengutuskan Dir Intelkam dan Kapolres Ternate untuk menemui massa yang akan melakukan aksi. "Kita belum tahu rutenya, intinya Polri khususnya Polda siap melayani dimana pun yang menjadi titik masyarakat menyampaikan aspirasi," ujarnya.
Polda meyakini dengan himbauan Presiden, Panglima TNI dan Kapolri dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Hendry memastikan semua akan berjalan aman. Senada dengan Kabid Humas, Kasat Brimob Polda Malut Komisaris Besar Polisi Anang Sumpena. "Satuan Brimob sudah siaga satu, tidak ada anggota yang cuti dan ijin," tegasnya.
Untuk pengamanan lanjut Handry, Brimob akan menerjunkan kurang lebih 200 perasonil. Menurutnya, sebelum bergerak, Brimob akan mengggelar apel. “Seluruh anggota tidak membawa senjata, hanya dibekali dengan hati," tandasnya seraya meminta masa aksi tidak anarkis saat menyampaikan aspirasi. (zsm)
