TERNATE-Ketua PKB Maluku
Utara Jasri Usman mengungkapkan, partai berlambang bola dunia ini telah tuntas
membentuk Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di 106 kecamatan di 10
kabupaten/kota wilayah provinsi Maluku Utara. Kini PKB mulai membentuk 1.181
Ranting dengan total pengurus ranting berkitar
59 ribu orang lebih.
Penyiapan struktur ini terkait dengan
kesiapan PKB menghadapi verifikasi Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang. Menyusul
informasi, baik 12 partai lama maupun 6 partai baru akan diverifikasi KPU. “Partai
baru yang bermunculan belakangan ini bakal diverifikasi KPU menjelang pemilu, termasuk
PKB sudah menyiapkan “amunisi” menyongsong pemilu legislatif dan Pilpres,” kata
Ketua DPW PKB Provinsi Maluku Utara,” Jasri Usman baru-baru ini.
Dikatakan, menjelang pemilu 2019, kurang
lebih 18 parpol peserta pemilu yakni 12 parpol lama ditambah 6 parpol baru ikut
kompetisi. “KPU akan verifikasi faktual seperti apa, tetapi saat ini ada enam
parpol yang baru bakal ikut meramaikan Pemilu 2019 mendatang,” ucapnya.
Disaat yang bersamaan katanya, bergulir
wacana ambang batas suara murni parlemen Pemilu 2019 sebesar 7 persen. Angka
ini menuai pro kontra partai politik. Yang pro menyebut realistik untuk
menyederhanakan, sedangkan yang kontra menyatakan tidak realistik dan menyulitkan
serta poros tengah meminta naik secara bertahap.
“Kalau pemilu 2014 ambang batas parlemen
2,5 persen, sedangkan pemilu 2019 naik menjadi 7 persen. Ambang batas parlemen
Pemilu 2019 kami sarankan cukup 5 persen sudah lumayan bagi partai baru,” katanya.
Ambang batas parlemen diwacanakan meningkat menjadi 7 persen katanya, akan mengorbankan
partai. “Angka prosentasi itu mengebiri partai politik lain walaupun PKB tidak
takut dengan ambang batas parlemen 7 persen,” tandasnya. (dbs)
