![]() |
| (ilustrasi) |
MOROTAI-Warga dusun Poporoco,
desa Morodadi kecamatan Morotai Selatan, kabupaten Pulau Morotai menemukan 4
amunisi mortir sisa peninggal Perang Dunia II (PD II). Warga yang menemukan
mortir tersebut yakni Jefri (30), Warsito (50), Wahyono (48), Pudin (40) saat sedang
mencari sisa-sisa papan yang disensor di hutan.
Data yang dihimpun koran
ini menyebutkan, Jefri sedang mengumpulkan papan tiba-tiba melihat gundukan
tanah yang diatasnya menonjol besi seperti baling-baling kecil. Jefri penasaran
lalu menggali tanah tersebut dan mendapatkan bom, amunisi mortir. Ia langsung
memanggil rekan-rekan yang kebetulan itu berada di lokasi, hanya saja Jefri dan
rekan-rekannya takut dan langsung menimbun kembali 4 buah mortir tersebut ke
dalam tanah dan kembali ke desa untuk melaporkan ke Koramil Daruba.
Danramil Daruba Mayor
Inf Hajid Mahmudi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga yang
menemukan 4 buah mortir peninggalan PD II. Pihaknya langsung memerintahkan 2
orang anggota Babinsa Serka Sihombing dan Kopda Junaidi Pauwah mengecek laporan
masyarakat tersebut.
Sekitar pukul 14:30 wit,
2 anggota Koramil turun lokasi dan menggali lalu memasukkan ke karung dan dibawa
untuk diamankan di Koramil Daruba. "Menerima laporan dari masyarakat, saya
langsung perintahkan 2 anggota mengecek, ternyata ada 4 buah mortir peninggalan
PD II yang ditemukan, dan anggota langsung membawa untuk diamankan,"
ungkapnya.
Dijelaskan, 4 mortir
yang ditemukan kemungkinan masih aktif. Sesuai rencana akan dikirim ke Kodim
Tobelo hari ini (kemarin, red) hanya saja belum jadi lantaran Kodim masih sibuk
mengawal agenda Pilkada. "4 Mortir belum jadi kita kirim ke Tobelo, karena
pihak Kodim masih sibuk, jadi nanti kita menunggu petunjuk dari Dandim
Tobelo," ujar Hajid. (wis)
