![]() |
| Ilustrasi demo mahasiswa |
SANANA-Lima oraganisasi
mahasiswa dan pemuda yakni HMI, PMII, IMM, KAMMI dan KNPI yang tergabung dalam Front
Pemuda Sula Bersatu (FPSB), Selasa (25/10) menggelar aksi di halaman kantor
Bupati Kepulauan Sula menyikapi pemadaman listrik dan macetnya pelayanan air
bersih.
Massa FPSB yang diperkirakan sekitar 50
orang itu, menggunakan sebuah truk dilengkapi sound system mendatangi kantor
PLN Ranting Sanana di Desa Fogi, kecamatan Sanana sekitar jam 12:00 WIT. Di PLN
FPSB mendesak PLN segera memperbaiki mesin dan jaringan listrik sehingga tidak
terjadi pemadaman listrik tak beraturan.
Menurut mereka, pemadaman listrik PLN antara
tehnisi saling menyalahkan. Teknisi menyebut, pemadaman listrik akibat kerusakan
satu unit mesin, sementara PLN beralasan
gangguan jaringan. FPSB kemudian diterima Kepala PLN Ranting Sanana, Ibrahim
Soleman melakukan dialog. Dalam dialog, Ibrahim menjelaskan, pemdaman listrik
beberapa hari terakhir ini akibat kerusakan mesin, namun PLN telah memesan alat
untuk menggati yang rusak.
Setelah dari PLN, massa kemudian menuju
kantor PDAM yang terletak di desa Fogi, Sanana. Massa mendesak PDAM segera
memperbaiki system dan manajemen serta memperbaiki kinerja agar air mengalir
dengan lancar. Berbeda dengan di PLN, di PDAM massa tak menemukan Direktur
maupun dan staf, sehingga massa memalang pintu PDAM.
Usai berorasi dan memalang kantor PDAM,
massa menuju kantor DPRD. Di kantor wakil rakyat ini, massa tak menemukan
anggota DPRD yang berkantor. Sementara Sekwan Kahar Panigfat bersembunyi tak
menemui massa, akibatnya seluruh ruang komisi disegel. (sdl)
