Antisipasi Maraknya Pembalakan Liar di Malut

Diposting oleh On Tuesday, November 01, 2016 with No comments

Ilustrasi
TERNATE-Polisi Kehutanan Balai Konservasi Wilayah I Maluku Utara, intensif mengantisipasi maraknya pembalakan liar di 10 kabupaten/kota dengan membentuk tim patroli penertiban.  "Tim patroli penertiban kayu illegal logging terbentuk sudah sebulan dengan mengawasi di titik yang dianggap rawan masuknya kayu ilegal yakni sejumlah pelabuhan," kata Kepala Tim Patroli Polhut Balai Konservasi Wilayah I Maluku Utara Anwar Ibrahim, Senin (31/10).
Patroli penertiban, awalnya difokuskan terhadap satwa liar yakni burung. Namun karena maraknya peredaran kayu ilegal sehingga difokuskan juga terhadap kayu olahan. Bahkan, operasi penertiban ini berjalan rutin karena dari operasi dilakukan dalam sebulan berhasil membongkar 10 kasus.
Menurutnya, temuan tersebut nantinya diadakan tindakan awal yakni pendekatan persuasif/pembinaan. Hasil temuan operasi dalam satu bulan total temuan kayu ada 100 kubik, namun yang dikembalikan sehingga tersisa 29 kubik.
Jenis kayu yang berhasil diamankan adalah rimba campuran yakni jenis matoa, nyato dan benuang. Kayu besi hingga saat ini belum ditemukan. Menyangkut pemberantasan illegal logging semua komponen, masyarakat diwajibkan berpartisipasi.

"Polhut yang ada di Maluku Utara dengan tenaga terbatas hanya enam orang yang patroli dari 10 kabupaten/kota. Jadi, semua pihak berkewajiban menindak pelaku kejahatan itu. Apabila ada oknum yang sengaja membantu kayu ilegal, maka sesegera mungkin melaporkan ke Polhut," tandasnya. (zsm)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »