Masalah Keluarga, Bupati Halsel Tak Tempati Rumah Dinas

Diposting oleh On Tuesday, October 18, 2016 with No comments

Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba
LABUHA-Pasca dilantik dan diambil sumpah beberapa waktu lalu, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, belum juga menempati rumah dinas (rudis) yang ada di bilangan puncak Desa Papaloang, Kecamatan Bacan Selatan. Bupati yang mempunyai dua istri itu hingga kini masih memilih tinggal di rumah pribadi bersama istri kedua Nurlela Muhammad, yang berada depan Cafe Bungalow Desa Marabose. Padahal negara sudah memberikan fasilitas dengan anggaran yang begitu banyak hanya untuk membangun rumah dinas, namun tidak di manfaatkan malah dibiarkan begitu saja.
Pantuan koran ini Selasa (18/10), rumah dinas yang sebelumnya ditempati mantan bupati  Muhammad Kasuba itu terlihat sepi. Tidak ada penjagaan sama sekali dari petugas Satpol PP. Belum ditempatinya rumah dinas oleh bupati Bahrain memunculkan tanda tanya di masyarakat, alasan apa sehingga mantan ketua DPRD itu enggan menempati rumah dinas tersebut dan memilih tinggal di rumah pribadi bersama istri keduanya. Informasi yang berhembus belakangan ini, bupati belum berani menempati rumah dinas karena ada masalah internal keluarga. Kedua istrinya, baik istri pertama maupun istri kedua sama sama ngotot ingin tinggal di rumah dinas. Kondisi ini diduga yang membuat bupati Bahrain tetap bertahan tinggal rumah pribadi ketimbang masuk ke rumah dinas.
Suasana berbeda terlihat di rumah dinas wakil bupati yang bersebelahan dengan rumah dinas bupati. Rumah dinas wabup yang sebelumnya tidak ditempati dimasa kepemimpinan Muhammad Kasuba, karena wakil bupati Rusdan T. Haruna, kala itu sedang menjalani proses hukum, saat ini telah ditempati wakil bupati Iswan Hajim. Selain Iswan Hasjim yang sudah menempati rumah dinas, tiga pimpinan DPRD juga telah menempati rumah dinas yang berada di satu lingkungan dengan rumah dinas bupati dan wabup.
Ketiga pimpinan DPRD yakni ketua DPRD Umar Hi Soleman dan dua wakil ketua Asnawi Lagalante dan Muhlis Jafar, jauh sebelumnya juga sudah menempati rumah dinas. Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler, Fahri Nahar dikonfirmasi kemarin, mengatakan, bupati belum menempati rumah dinas, karena WC dan kamar mandinya rusak, dan masih dalam tahap perbaikan.

“MCK-nya rusak. terjadi penyembutan pada tempat penampungan sehingga harus di bongkar dan di perbaiki lagi, sehingga butuh waktu yang lama perbaikannya,"kilah Fahri. Mantan Kabid Otonomi Desa (Otdes) BPMD Halsel itu, membantah bahwa belum di tempatinya rumah dinas  disebabkan karena ada masalah internal keluarga Bupati. “Itu tidak benar, yang pasti kendalanya hanya kerusakan pada WC, itu saja,” tandas fahri. Meski begitu Fahri belum bisa memastikan kapan rumah mewah itu akan di tempati bupati. (one)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »