WEDA-Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Halamahera Tengah kini sedang memperjuangkan anggaran pembangunan Pasar Fidi Jaya, Weda dari APBN 2017. Kadis Perindagkop dan UKM, Mukhsin Kalbi berharap mendapatkan kucuran dana dari pusat untuk pembangunan Pasar Fidi Jaya akibat kebakaran Mei 2016 lalu.
Menurut Mukhsin, kebakaran pasar Fidi Jaya terjadi pada Mei 2016, sehingga tidak tidak diakomodir dalam APBN-Perubahan, sebab disaat peristiwa kebakaran APBN-P sudah disahkan. "Tahun 2016 kami tidak ada anggaran, sehingga kami perjuangkan APBN 2017 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," kata Muksin, Jumat (4/11).
Mantan Kabag Humas Pemkab Halteng ini mengaku, anggaran pembangunan Pasar Fidi Jaya yang diusulkan sebesar Rp. 36 milyar sudah disetujui Kementerian Keuangan. "Usulan Rp. 36 milyat itu, Rp. 30 milyar untuk pembangunan pasar yang terbakar dan sisanya pembangunan Pasar Lelilef, sementara Rp. 11 miliar yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Halteng. Informasinya tahun 2017 ada anggaran pembangunan pasar Fidi Jaya melalui dinas PU Halteng," katanya.
Ia berharap upaya ini membuahkan hasil sehingga pembangunan pasar Fidi Jaya yang hangus terbakar Mei lalu bisa dibangun pada 2017 mendatang. "Pasar Fidi Jaya ini penting karena merupakan satu-satunya pasar di ibu kota kabupaten Hateng,” ujarnya. (hrn)
Menurut Mukhsin, kebakaran pasar Fidi Jaya terjadi pada Mei 2016, sehingga tidak tidak diakomodir dalam APBN-Perubahan, sebab disaat peristiwa kebakaran APBN-P sudah disahkan. "Tahun 2016 kami tidak ada anggaran, sehingga kami perjuangkan APBN 2017 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," kata Muksin, Jumat (4/11).
Mantan Kabag Humas Pemkab Halteng ini mengaku, anggaran pembangunan Pasar Fidi Jaya yang diusulkan sebesar Rp. 36 milyar sudah disetujui Kementerian Keuangan. "Usulan Rp. 36 milyat itu, Rp. 30 milyar untuk pembangunan pasar yang terbakar dan sisanya pembangunan Pasar Lelilef, sementara Rp. 11 miliar yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Halteng. Informasinya tahun 2017 ada anggaran pembangunan pasar Fidi Jaya melalui dinas PU Halteng," katanya.
Ia berharap upaya ini membuahkan hasil sehingga pembangunan pasar Fidi Jaya yang hangus terbakar Mei lalu bisa dibangun pada 2017 mendatang. "Pasar Fidi Jaya ini penting karena merupakan satu-satunya pasar di ibu kota kabupaten Hateng,” ujarnya. (hrn)
