Mobil Staf Ahli Tidore Tabrak Angkot, 1 Kritis

Diposting oleh On Friday, October 21, 2016 with No comments

TIDORE-Sebuah mobil dinas (mobdin) Avanza milik staf ahli bidang hukum, politik dan pemerintahan Kota Tidore Kepulauan Jamaludin Badar DG 47 TK menabrak sebuah angkutan kota (angkot) jenis mikrolet dengan normor Polisi DG 1211 LU. Setelah menabrak motor milik pegawai BRI yang berlawanan arah hingga jatuh di saluran, mobil dinas staf ahli mengantam mikrolet.
Akibatnya, penumpang mikrolet yang tak lain siswa SMAN 10 Tidore Kepulauan yang hendak mengikuti kegiatan voley Dispora Cup II dilarikan ke RSUD Soasia, satu siswa diantaranya kritis. Keempat siswa tersebut yakni Faujan S. Taher, kelurahan Gubukusuma, Risal Yusuf, Kelurahan Ome, Irfan Usman, Kelurahan Sirongo, Afrizal A. Gamgulu, Kelurahan Gubukusuma, Arman Hasim, kelurahan Dokiri, Jusman Karim, Kelurahan Folaraha, Sofyan I. Gumalaha, Kelurahan Fobaharu, Ardani Rumakabo, Kelurahan Afa-Afa. Sedangkan korban sopir angkot diketahui bernama M. Safril Husen, Kelurahan Toloa, sementara korban yang mengendarai motor yakni pegawai BRI bernama Muhtar Jumati.
Peristiwa ini terjadi Kamis (20/10) sekitar pukul 14:30 WIT di jalan Soadara kecamatan Tidore. Mobil Avanza milik staf ahli melaju kencang dari arah pusat kota ke Tidore Selatan hendak melewati sebuah mikorolet yang ditumpangi siswa, berpapasan dengan sebuah mobil yang sedang parkir menyebabkan jalan sempit sehingga staf ahli yang tak ahli menyetir mobil ini banting setir dan menabrak sepeda motor yang dikendarai pegawai BRI yang berlawanan arah hingga terhempas dalam saluran air.  Mobil staf ahli kemudian menabrak mikrolet yang ditumpangi siswa.
Dalam kejadian ini, selain penumpang mikrolet dan pengendara sepeda motor yang luka-luka, mobil dinas yang dikendarai Djmaludin Badar sendiri menderita luka di kepala dan dilakukan operasi. Sementara empat siswa mengalami luka di bagian paha, telinga, patah kaki dan sesak napas karena benturan.
Kanit Laka Satlantas Polres Tidore Bripka Agung saat dikonfirmasi mengatakan, hingga kini pihak satuan pilisi lalulintas belum bisa menyimpulkan kejadian tersebut, karena salah satu korban belum bisa dikonfirmasi karena masih dalam operasi.  "Kami belum bisa menyimpulkan kejadian ini, karena belum melakukan olah TKP sehingga belum bisa di berikan keterangan namun hanya sebatas keterangan masyarakat yakni murni laka lantas," kata Agung. Walikota Ali Ibrahim dan wakil ketua DPRD Ahmad Laiman langsung turun lokasi kejadian memantau lakalantas. (pul)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »