Pemda Halteng Studi Banding Kebudayaan di Bali

Diposting oleh On Sunday, October 16, 2016 with No comments

WEDA-Pemda kabupaten Halmahera Tengah bersama Ketua Tim Penggerak PKK dan beberapa SKPD terkait, Senin (17/10) akan bertolak ke Bali untuk melaksanakan studi banding. Di pulau Dewata itu, Pemda akan mempelajari manajemen pengelolaan kekayaan budaya. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas, Protokuler dan Persandian Pemda Halmahera Tengah, Ridwan Salidin, Minggu (16/10).
Studi banding ini menurut Ridwan akan dilaksanakan selama 5 haru. Tujuannya mempelajari cara-cara dan metode pengelolaan aset kebudayaan yang menjadi Bali sebagai salah satu ikon pariwisata Indonesia di dunia. "Di Halmahera Tengah banyak memiliki aset kebudayaan, kesenian serta destinasi wisata lainnya. Hanya saja belum mampu mengelola dan mengembangkan secara maksimal. Karena itu kita butuh informasi dan tips  khusus bagaimana mengelola sumber sumber yang bisa mendatangkan PAD," urai Ridwan.
Menurut mantan Kepala Bagian Ekonomi Ekbang ini, kegiatan akan dibuka Bupati Al Yasin Ali, dilanjutkan dengan pemaparan potensi kebudayaan dan seni di Halmahera Tengah oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Hj Muttiara T. Yasin dan SKPD terkait.
Sementara Dinas Pariwisata Provinsi Bali akan memaparkan management pengelolaan kekayaan kebudayaan Bali. Sebagai penutup dalam, Pemda Halteng akan mempersembahkan tarian Lalayon, Cakalele dan Bon Mayo yang menjadi ikon seni dan kebudayaan Halmahera Tengah. (hrn)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »