SOFIFI-Pemerintah
provinsi Maluku Utara menepati janjinya memberikan bonus kepada atlet yang
berlaga di PON Jawa Barat. Para atlet yang berhasil meraih medali, diberikan
bonus uang tunai. Tak hanya atlet yang mendapat bonus, pelatih yang berhasil
membawa atlet meraih medali pun mendapat bonus, namun nilainya berbeda.
Jumlah
bonus atlet dan pelatih berprestasi diatur dalam Keputusan gubernur. Atlet
tinju, Sunan Agung Amoragam berhasil meraih medali emas mendapat bonus Rp. 100
juta, sementara peraih perunggu atas nama M. Wawan Darmawan mendapat bonus Rp.
50 juta.
Tim
futsal Maluku Utara yang berhasil meraih medali perak mendapat bonus Rp. 400
juta. Cabang Taekondo atas nama Dean Alif Suwanda mendapat bonus Rp. 50 juta.
sedangkan Sementara pelatih yang berhak mendapat bonus yakni tinju, futsal dan
taekwondo. Tiga pelatih tinju mendapat bonus Rp. 100 juta, 5 pelatih futsal Rp.
80 juta dan dua pelatih taekwondo mendapat bonus Rp. 35 juta.
Yang
menyayat hati, atlet cabang Muay Thai yang berhasil meraih medali emas justeru
hanya diberikan bonus Rp. 15 juta, M. Fahri Rasyid Rp. 10 juta dan sof tenis
atas nama Yanuar Dwi Putar dan Setiadi Basrud masing-masing mendapat bonus Rp.
5 juta. sedangkan pelatih tenis, Muhlis Rajiloen, Asrul Dedy dan Syahril
mendapat bonus Rp. 5 juta.
Gubernur
Maluku Utara Abdul Gani Kasuba kepada wartawan Rabu (12/10) usai pelaksanaan HUT
provinsi ke-17 mengatakan, atlit PON asal Maluku Utara yang telah berhasil
mengharumkan nama daerah di tingkat nasional menerima bonus sesuai dengan yang dijanjikan.
(ces)