Basarnas Ternate dapat Bantuan Kapal

Diposting oleh On Friday, October 14, 2016 with No comments



BATAM-Badan SAR Nasional (Basarnas) Ternate, Maluku Utara akan mendapat bantuan satu armada kapal negara (KN) sepanjang 40 meter. Kapal yang di PT Palindo Marine, kawasan galangan kapal Seilekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau itu, memiliki keunggulan kecepatan yang tinggi.
Kapal yang bakal diterima Basarnas Ternate bernama KN Pandudewanata, Kamis (13/10) telah diluncurkan di PT Palindo Marine Batam. Selain Ternate, Basarnas satu armada kapal yang sama di tempatkan di Sorong, Papua bernama KN Baladewa. Kapal bantuan ini akan difungsikan untuk mengawasi perairan Indonesia Timur.
Kepala Basarnas Marsdya FH Bambang Soelistyo mengatakan, peluncuran dua unit kapal untuk menambah bagian kemampuan dan kekuatan Basarnas. Tuntutan kerja Basarnas semakin banyak dan dinamis karena pergerakan manusia dan barang kian padat, dan ancaman musibah juga meningkat.
Bambang menyampaikan, di Ternate umumnya masyarakat bekerja sebagai nelayan. Kedalaman laut di sana mulai dari 2.000 sampai 3.000 meter. Begitu juga di Sorong, ditambah dengan adanya pariwisata. "Untuk menjawab kebutuhan operasi kepada rakyat kita di Indonesia Timur, Basarnas harus mengimbanginya," ujarnya.
Bambang mengatakan, untuk alat utama sedang mencanangkan dengan sistem modernisasi, penambahan kekuatan kapal, menggantikan kapal yang sudah tidak efektif lagi. Saat ini kapal Basarnas ada sekitar 60 unit kapal dari berbagai ukuran. Kapal Basarnas akan distandarkan menjadi 40 meter. Untuk sekarang ini ada 34 Kantor Basarnas di Indonesia, sementara kebutuhan kapal untuk menjangkau Indonesia sebanyak 100 unit kapal. "Idealnya setiap Kantor Basarnas harus memiliki dua unit kapal," katanya.
Basarnas akan terus berusaha menambah kekuatan dan kemampuan secara bertahap ke depannya untuk memenuhi kebutuhan operasi. Ia juga akan meningkatkan kerja sama dengan TNI dan Polri, pemerintah daerah, dalam mengatasi musibah yang terjadi di tengah masyarakat. "Basarnas tidak bisa bekerja sendiri. Empat komponen ini yakni Basarnas, TNI dan Polri, serta potensi masyarakat dalam standar SAR harus ditingkatkan," ujarnya.
Penabalan nama tokoh wayang pada kedua kapal baru tersebut tujuannya agar dapat menginspirasi kru kapal dalam bertugas. Rencana pembangunan kapal ke depan akan banyak nama-nama wayang kapal yang akan dibangun. "Kedua nama ini sangat terkenal dengan dunia wayang, bangsa kita masih perlu meneladani tokoh-tokoh budaya. Penting memberikan inspirasi bagi awak kapal saat bertugas," ucapnya.
Selain itu, kata Bambang, pembangunan kapal ini juga dikerjakan oleh anak-anak bangsa. Ia berharap, galangan kapal yang ada Indonesia, khususnya di Batam terus meningkat, semua kualitas harus memenuhi kebutuhan pemesanan. Selama ini Basarnas selalu memesan kapal di PT Palindo Marine karena sudah memenuhi standar operasional.
Dua kapal baru Basarnas tersebut panjangnya 40 meter, lebar 7,5 meter, dan tinggi 3,5 meter. Kecepatannya mencapai 29 knot, bahan kapal alumunium, dilengkapi peralatan navigasi dan komunikasi, pakai mesin bantu, kru kapal 23 orang, tiga mesin MAN dari Jerman, kedua kapal dengan pengerjaan selama 10 bulan.
Direktur PT Palindo Marine Charles Wirawan mengucapkan terima kasih kepada Basarnas atas kepercayaan yang diberikan untuk membangun kedua kapal tersebut. Ia meminta ke depannya kerja sama terus berlanjut dan ditingkatkan lagi. Kedua kapal ini diharapkan dapat membantu meringankan tugas Basarnas.  "Hari ini telah siap diluncurkan pertama kali ke laut. Kami sangat berterima kasih kepada Basarnas atas kepercayaan dalam pembangunan kapal ini," ucap Charles. (okz)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »