![]() |
| Kapolda Malut, Brigejen Zulkarnain |
TERNATE-Kapolda
Malut Brigjen Zulkarnain menegaskan, pihaknya tidak akan pilih kasih dalam
melakukan penindakan dalam kasus tawuran Toboko-Kota Baru yang merenggut dua
nyawa warga. Diakuinya, kepolisian
senantiasa melakukan perdamaian tawuran antar kampung, termasuk
Toboko-Kota Baru dan Toboko-Mangga Dua. Namun kesalahan oknum anggota Polri
dalam bertugas dipastikan akan diselidiki untuk diproses sesuai ketentuan yang
berlaku. “Misalnya, akibat kelalaian mengakibatkan hilang nyawa orang lain,”
tegasnya, Minggu (10/1).
Kapolda
meminta media turut mengawasi apakah Polda akan bertindak tegas atau tidak
terhadap anggotanya yang terbukti berbuat kesalahan. “Apakah kelalaian atau
kesengajaan, kami tidak pilih kasih. Salah ya salah, saya tidak melihat siapa
pelakunya apakah oknum polisi atau warga,” katanya.
Dikatakan,
penyelesaian konflik sudah diatur dalam UU penyelesaian konflik dan peraturan
pemerintah. Hanya
saja kalau polisi mendiskusikannya tentu sebagai upaya problem solving
kesetraan polisi dan masyarakat dalam menyelesaikan konflik. “Jadi
tdak
lebih diskusi itu mengajak semua stakeholder terlibat dalam penyelesaian
masalah," tandasnya. (zs)
