Mahasiswa Mabuk Bikin Ulah di Ferry Gorango

Diposting oleh On Thursday, December 10, 2015

(ilustrasi)
TERNATE-Sejumlah mahasiswa tiba-tiba berkelahi di Kapal Motor Penyeberangan (KMP) fery Gorango. Para mahasiswa ini diketahui baru balik mencoblos Pilkada di kampung halaman mereka di Halmahera Barat, Kota Tidore Kepulauan dan Halmahera Timur. Mereka pulang menggunakan jasa angkutan fery.
Setelah telusuri, ternyata perkelahian ini dipicu minuman keras. Awalnya, sebagian mahasiswa naik dek tiga karena kursi dek dua penuh. Dengan berdesak-desakan, kurang lebih 20 mahasiswa diketahui mabuk minuman keras jenis cap tikus. Lantaran sudah mabuk, mereka saling mempertahankan kandidat masing-masing. Akibatnya, baku hantam tak bisa dielakkan.
Baku hantam selama kurang lebih 10 menit, tak ada aparat keamanan yang melerai. Mahasiswi yang ketakutan pingsan. Melihat kondisi itu, beberapa mahasiswa asal Sofifi terpaksa turun tangan mengamankan. “Kami terpaksa mengamankan karena tidak ada keamanan di kapal fery, apalagi kapal tujuan Sofifi,” ujar Samaun Kadir.

Hamid, mahasiswa asal Tabadamai  mengatakan, perkelahian itu dipicu mis komunikasi antara mereka karena sudah mabuk. Hamid kesal dengan sikap mahasiswa yang naik kapal fery dalam keadaan mabuk. Ia menyalahkan petugas saat menagih tiket, ada kelompok mahasiswa yang sedang minum minuman keras dibiarkan menyebabkan terjadi kekacauan.
Para mahasiswa ini diamankan hingga KMP Gorango sandar di pelabuhan Galala sekitar pukul 21:00 WIT. “Kami pikir mahasiswa ini pulang kampung akan membawa hal-hal yang positif, padahal model begini. Ini ke Ternate masuk kampus atau masuk WC,” sesal Bahrudin Umar mantan kepala pemuda Gosale. (can)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »