![]() |
| Amin-Jaya |
LABUHA-Pasangan
calon bupati daan wakil bupati Halmahera Selatan nomor urut 1, Amin-Jaya meraih
perolehaan suara terbanyak dari tiga pasangan calon lain. Berdasarkan tabulasi
data yang dihimpun devisi data dan IT dari pasangan Amin -Jaya sebagaimana yang
disampaikan pada konfrensi pers yang berlangsung Rabu (9/12) malam, pasangan
nomor urut 1 Amin-Jaya meraih perolehan suara tertinggi.
Dari data yang masuk
hingga pukul 22.00 WIT, total perolehan suara empat pasangan calon sebanyak
84.982 suara atau 70 persen. Dari jumlah tersebut, pasangan Amin-Jaya meraih
perolehan sebanyak 32.489 suara atau 38,23 persen, disusul pasangan calon nomor
urut 4 Bahrain-Iswan sebanyak 27.045 suara atau 32,81 persen. Pasangan nomor
urut 2 Ponsen-Sagaf menempati posisi ketiga dengan perolehan sebanyak 17.664
suara dan pasangan nomor urut 3 Rusihan-Beny berada diposisi ke empat dengan
memperoleh 7.784 suara atau 9,16 persen.
Ketua Devisi Data dan
IT Amin-Jaya, Sadik Karim mengatakan, data ini adalah hasil tabulasi dari saksi
pasangan Amin-Jaya yang tersebar diseluruh TPS yang ada di 249 desa di 30
Kecamatan. “Jadi masih sekitar 20 persen lebih jumlah perolahan suara yang
masuk. Data sementara yang masuk pasangan Amin-Jaya meraih perolehan suara
tertinggi yakni 38,23 persen. Kita pastikan secara keseluruhan data yang masuk,
pasangan Amin-Jaya tetap meraih suara tertinggi,” tandasnya.
Calon bupati Halsel,
Amin Hi Achmad yang juga hadir pada konfrensi pers tersebut mengatakan, jumlah
perolehan suara yang masuk tersebut adalah data ril dilapangan sebagaimana
hasil tabulasi dari para saksi di lapangan.
Pihaknya berharap agar situasi dan kondisi dilapangan paksa pencoblosan
ini tetap berjalan aman dan tertib. Karena itu, pihaknya menghimbau agar
masing-masing pihak termasuk masing-masing pasangan calon agar tetap menahan
diri dan sama-sama mengikuti proses ini dengan aman dan damai. “Semua pihak
untuk mari tetap menahan diri dan mengikuti proses ini dengan aman dan damai.
Saya yakin kita semua sudah sangat dewasa dalam berpolitik,” tandasnya.
Amin mengintruksikan
kepada seluruh tim dan relawan serta simpatisan agar terus mengawal proses ini
sehingga berjalan sesuai dengan fakta dilapangan. Kepada penyelenggara dan
Pangawas agar tidak berpihak kepada pasangan calon manapun dan bekerja sesuai dengan
koridor ketentuan serta fakta-fakta yang ada. Begitu juga kepada aparat
kepolisian, pihaknya meminta agar dapat mengawal pelaksanaan dan tahapan yang
berjalan ini dengan baik sehingga prosesnya dapat berjalan aman dan damai. Kepada seluruh masyarakat Halsel, pihaknya
menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga pasangan
Amin- Jaya dapat meraih perolehan tertinggi dapat mengemban amanah sebagai
bupati dan wakil bupati Halsel lima tahun kedepan.
Sementara itu ditempat
terpisah, Ketua tim relawan pasangan nomor urut 3, Rusihan-Beny, Ade Hud juga
menggelar konfrensi pers menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Amin-Jaya
yang telah meraih perolehan suara tertinggi. Pada konfrensi pers yang
berlangsung di Sekretariat Relawan Rusihan-Beny, Ade Hud menyampaikan bahwa
berdasarkan hasil tabulasi data dari tim relawan Rusihan-Beny, pasangan nomor
urut 1 Amin-Jaya memenangkan Pilkada Halsel. pasangan Amin-Jaya meraih
perolehan tertinggi dari pasangan lain. Karena itu, dari hasil perolahan yang
menempatkan Amin-Jaya sebagai pemenangan Pilkada Halsel ini agar dapat diterima
semua pihak. Dan juga tidak lagi menciptakan opini-opini yang meresahkan
masyarakat.
Kepada seluruh pihak
agar menahan diri terkait dengan hasil Pilkada Halsel yang telah diketahui oleh
semua masyarakat tersebut. “Kepada seluruh pihak agar tidak lagi terkotak-kotak
dalam memahami hasil Pilkada Halsel,” tandasnya. Dikatakan, Hasil Pilkada Halsel yang
menunjukan bahwa pasangan Amin-Jaya menjadi pemenang Pilkada adalah merupakan
hasil kedaulatan rakyat sehingga tidak ada lagi yang mengklaim menang dan
kalah. Kemenangan Amin-Jaya bukan semata-mata kemenangan koalisi tapi
kemenangan seluruh rakyat Halsel, meskipun kemenangan ini harus melalui dua
tahapan lagi yakni ditingkat PPK dan KPU. “semua pihak harus menahan diri dan
menghargai kemenangan ini,”t andasnya.
Kepada Panwaslu,
pihaknya menghimbau agar benar-benar objektif dalam melakukan pengawasan
sehingga tidak lagi ada pelanggaran pemilu seperti yang terjadi sebelumnya.
“Panwas agar lebih intens mengawasi terkait dugaan adanya rencana ruci yang
dilakukan oleh pihak tertentu,” imbuhnya.
Kepada aparat kepolisian, pihaknya meminta agar
segera melakukan pengamanan disetiap tahapan terutama terkait dengan distribusi
hasil dari tingkat bawah hingga ke kabupaten yang itu sering menjadi celah
dilakukan kecurangan. “Tindakan pengamanan dan pengawalan harus diperketat
terutama terhadap distribusi ketingkat lebih diatasnya yang mana sering terjadi
ruci itu diwilayah itu,” harap Ade. (wan)
