Akademi Maritim Indonesia (AMI) Ternate, Maluku Utara
mengendakan pelantikan calon taruna dan taruni baru tahun akademik 2015/2016
pada 26 November 2015 menyusul telah keluarnya rekomendasi Koordinator
Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) XII Maluku Utara dan Maluku Utara nomor 1403/K12/KL/2015, tanggal 02 November 2015 tertanggal 02 November 2015 itu
ditanda tangani oleh koordinator Kopertis, DR. Zainuddin Notanubun, M.Pd.
Kaitan dengan pelantikan tersebut, Kamis (19/11) kemarin
telah dilaksanakan rapat yang dihadiri Ketua Yayasan Titian-Tini, Edi Wahab,
Direktur AMI Ternate, Jasri Usman, Pembantu Dikrektur (Pudir) I dan II, dosen
dan staf akademika Akademi Maritim Indonesia Ternate. Dalam rapat tersebut
disepakati ditunjuk Asmul Umaternate, M.Si menjadi ketua panitia pelantikan
taruna dan taruni tahun akademi 2015/2016.
Direktur AMI Ternate, Jasri Usman dalam sambutannya
mengatakan, setelah keluarnya rekomendasi Kopertis, maka langkah pertama harus
memformalkan taruna dan taruni melalui pelantikan. Setelah pelantikan pihaknya
segera mengurus ijin operasional ke Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti)
Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi. Jasri menjelaskan, setelah
keluarnya rekomendasi maka ijin operasional segera dikeluarkan Dirjen Dikti.
Sebab seluruh administrasi, baik SPMI, RIP dan kelengkapan dokumen lain telah
selesai.
Lagi pula, dokumen pengajuan ijin operasional selain
telah diimput melalui online dan ofline, pihaknya telah menjalin komunikasi
intensif dengan Dirjen Dikti. “Saya tidak memastikan kapan ijin operasional
keluar, yang pasti lambat atau cepat segera keluar,” ujarnya. Karena itu, Jasri
meminta kepada seluruh civitas akademika AMI Ternate tetap fokus bekerja, sebab
tinggal selangkah lagi AMI Ternate akan mendapatkan ijin operasional.
Sementara Ketua Yayasan Titian-Tini Maluku Utara, Edi
Wahab meminta kepada civitas akademika AMI Ternate agar melaksanakan tugas
fungsi sebagaimana biasa dan bersama-sama membesarkan AMI ke depan lebih baik.
Menurutnya, kehadiran AMI Ternate menjadi strategis dengan program pemerintah
melalui membangun poros maritim. Bahkan setiap tahun, dibutuhkan paling sedikit
7 ribu lulusan akademi maritim untuk diperkerjakan melalui sektor pemerintah
maupun swasta.
Dijelaskan, saat ini AMI Ternate telah merekrut 18 dosen linier
dan beberapa dosen umum dalam rangka meningkatkan mutu. Ke-18 tenaga dosen
linier itu terdiri dari 17 lulusan S2 dan satu tenaga doktor yang tersebar pada
tiga jurusan yakni, Nautika, Teknika serta Kepelabuhanan dan Pelayaran Niaga
(KPN). Secara bertahap, AMI Ternate akan merekrut sejumlah tenaga spesifikasi
perbengkelan, perkapalan dan Informasi Teknologi (IT).
Bahkan kata Edi, saat ini Pudir I dibantu
beberapa tenaga ahli tengah menginput tenaga dosen untuk memperoleh Nomor Induk
Dosen Nasional (NIDN) bagi dosen S2 dan Nomor Pokok Pengajar Nasional (NPPN)
bagi dosen yang berstatus S1 melalui program ppdf Dikti dalam rangka menjamin
status tenaga pengajar di akademi maritim. (rdx)
