Gubernur
Abdul Gani Kasuba diminta tegas terhadap pimpinan SKPD yang penyerapan
anggarannya belum mencapai 50 persen. Menurut Komisi III DPRD, penyerapan
anggaran program kinerja Dinas Pekerjaan Umum dalam tahun anggaran 2015 hingga
memasuki November belum mencapai 50 persen, akibat pekerjaan proyek
infrastruktur pembangunan sebagian besar belum dituntaskan.
Karena
itu, Komisi III meminta ketagasan gubernur Abdul Gani Kasuba terhadap kinerja
pimpinan SKD yang tidak koperatif. "Realisasi penyerapan anggaran dinas PU
hingga memasuki bulan November belum
mencapai 50 persen. Setahu kami realisasi anggaran dinas PU baru 30 persen. Ini
harus ada ketegasan gubernur," tegas ketua Komisi III Sahril Marsaoly
kepada Seputar Malut via telepon Jumat (13/11).
Sahril
mengemukakan, sejauh ini Komisi III belum mendapat loporan terkait realisasi
penyerapan anggaran program dinas PU. Sebab banyak progran infrastruktur
pembangunan yang dikerjakan terbengkalai dan dipastikan tidak dapat
diselesaikan. Komisi III berharap dinas PU agar realisasi anggaran akhir November
2015 harus mencapai 50 persen.
"Kita
harapkan realisasi anggaran dinas PU akhir November harus mencapai 50
persen," harapnya.
Sahril
menegaskan, kalupun akhir bulan November realisasi anggaran dinas mencapai 50
persen, maka pertengahan Desember Komisi III mengiginkan realisasi
anggarannya harus mencapai 100 persen, karena telah memasuki akhir tahun
anggaran 2015. "Pertengahan Desember realisasi anggaran Dinas PU harus
mencapai 100 persen, karena sudah masuk akhir tahun anggaran 2015," tegasnya.
Sementara Kadis PU Provinsi Malut Kader Hamzah, ketika dikonfirmasi via telepon
tak merespon. (din)