Nurlaila Syarif Kembali Berulah

Diposting oleh On Wednesday, November 18, 2015

Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Nurlaila Syarif kembali berulah. Setelah mengusulkan Ranperda inisiatif  jiblakan, kini bakal berurusan dengan Polisi lantaran dianggap menebar kebencian melalui akun facebooknya. Politisi debutan partai pimpinan Surya Paloh ini, akan diadukan ke Polisi dengan tuduhan melanggar UU IT apabila mengulangi perbuatannya oleh Tim hukum calon walikota dan wakil walikota Burhan Abdurahman dan Abdullah Taher (Bur-Ada).
Sebagai langkah awal, Tim hukum pasangan nomor urut  2, Muhammad Conoras, Rasman dan Ikbal Bopeng mendatangi Polres Ternate, Selasa (17/11) dan diterima langsung Kapolres AKBP Kamal Bahtiar. Usai pertemuan dengan Kapolres, Muhammad Conoras kepada Seputar Malut mengatakan tujuan kedatangan ke Polres untuk berkoordinasi pengancaman dilakukan Nurlaila Syarif melalui akun facebook terhadap pasangan Bur-Ada.

Menurut Muhammad Conoras, Rasman dan Ikbal Bopeng, pihaknya berharap agar Polres Ternate dapat meningkatkan kewaspadaan cara yang dilakukan anggota Komisi III DPRD Kota Ternate itu adalah bentuk menebar benih-benih kebencian menuju Pilkada. Selain itu, ia menghimbau masyarakat  tidak terprovokasi dengan hujatan, fitnah dan penyebaran kebencian yang di sebarkan oleh kelompok–kelompok yang tidak bertangjawab.
Selain itu, KPU kota Ternate tidak terpengaruh dengan isu-isu  dan diminta agar Paslon yang lain,  menjual konsep dan program bukan menjual kebencian dan fitnah, karena dalam Pilkada yang di butuhkan adalah menjual program yang baik kepasa masyarakat bukan sebaliknya memecah-belah persatuan masyarakat kota Ternate.
Meski begitu, anggota tim hukum Bur-Ada, Rasman berjanji akan tetap melawan akun facabook yang sengaja menebar benih kebencian. Pihaknya kata Rasman, belum melaporkan secara resmi ke polisi, karena setelah berkonsultasi, Bur-Ada menyatakan memaafkan akun yang menebar fitnah.
Dalam akun facebook itu menulis, heee sekedar informasi kami baru dapatkan keterangan baru dari sumber terpercaya, jadi kronologisnya proses validasi akhir di PNRI Jakarta percetakan, setelah seluruh tim pasangan calon (Paslon)  dan pihak KPUD dan kepolisian tandatangan, terus Tim Paslon nomor urut 2 bernama beken taken menanyakan kepada orang percetakan bagaimana menurut kalian dengan kertas suara ini, kira-kira dari foto ini siapa paslon yang kuat, nah orang percetakan menurut informasi yang dimiliki indra ke enam dan kekuatan spritual, langsung di jawab yang kuat dari kertas ini saya lihat kayaknya ada di nomor urut 3  dan nomor urut 1, foto nomor urut 2 agak buram, nah di situlah letak masalahnya sampai kegaduhan mengobok-ngobok KPU kota Ternate hanya karena hasil percetakan yang kuat itu nomor urut 3 dan nomor urut 1, sampai ganti foto menjadi hal yang formal sampai mengobok-ngobok KPU Ternate kira-kira itu sapa yang panik eee, nah ini info terpercaya yang diberikan ibu Nela.
Tulisan dalam akun yang diduga ditulis Nurlaila Syarif itu, dikomentari salah satu akun facabook bernama pejuang game nutu mengatakan, bakar KPU bunuh semua orang yang terlibat yang nantinya akan merusak demokrasi kota Ternate, dan ada penghinaan pribadi, yang menyatakan Hi. Bur bibir boleh kasih musnakan di kota Ternate serta tim-timnya.
Sementara Ikbal Bopeng meminta semua paslon walikota dan wakil wali kota Ternate agar berkompetensi secara beretika sehingga Pilkada mendatang berjalan aman, damai dan sukses dan yang terpilih nanti bisa bekerja untuk rakyat bukan membuat kegaduhan politik yang mengorbankan masyarakat.
Untuk itu ia minta tim paslon lain kalau ada masalah berkordinasi dengan pihak yang berkepentinga sehingga masalah dapat di atasi. “Kami selaku Tim hukum Paslon Bur-Aja tetap mengedepakan etika,” ujarnya. Terpisah Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar menuturkan, pihaknya akan berkordinasi dengan Panwaslu dan KPU kota Ternate untuk menyelesaikan akun facabook yang telah tersebar di media online. Ia mengakui berdasarkan data Bawaslu RI, Provinsi Maluku Utara telah tercatat menjadi zona merah dalam Pilkda. (ton)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »