Kementerian Pendayagunaan Aparatur
Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan kesempatan kepada warga
untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes tahun depan. Hal itu
ditujukan bagi lulusan universitas negeri yang mempunyai hasil cumlaude.
Program tersebut dibuat guna
meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur negara. "Kita
berikan jalur khusus bagi lulusan terbaik perguruan tinggi yang cumlaude. Baru
untuk Perguruan Tinggi Negeri," ujar MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi kepada
wartawan di Kantornya, Jakarta Selatan, Senin (2/11)
kemarin.
Nantinya, lanjut Menteri Yuddy, para
pendaftar akan mengisi posisi para PNS yang sudah memasuki masa pensiun.
"Walaupun kita moratorium, kan ada yang memasuki masa pensiun. Tiap tahun
itu kurang lebih 120.000 PNS di Indonesia yang memasuki usia pensiun,"
jelasnya. "Nah, yang kosong dan diperlukan prosesnya dari mana, kan dari
pelamar umum. Tes administrasi tentu ada. Tapi tidak perlu lagi tes yang
rumit-rumit," tambahnya.
Terkait batasan pendaftar, Menteri Yuddy
mengaku belum mendalaminya. Namun, dia tentu akan melihat ketersediaan SDM
berkualitas di dalam negeri. "Kita memerlukan SDM yang berkualitas. Kalau
mereka (lulusan cumlaude) mau jadi pegawai negeri sesuai bidangnya ya kita
tangkap. Kuota tergantung dari adanya berapa," ungkap Yuddy.
Dia mengaku, pendaftar yang mempunyai
nilai cumlaude cukup melengkapi persyaratan administrasi, selain memenuhi
beberapa kriteria, seperti usia di bawah 35 tahun. "Persyaratannya ya
umum-umum saja, usia di bawah 35 tahun, S1. Yang penting syarat-syaratnya di
dalam undang-undang terpenuhi," tandasnya. (mdk)