AMI Ternate dapat Rekomendasi Kopertis

Diposting oleh On Monday, November 16, 2015


Akademi Maritim Indonesia (AMI Ternate, Maluku Utara akhirnya mendapat Rekomendasi Kopertis Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara. Rekomendasi nomor 1403/K12/KL/2015, tanggal 02 November 2015 itu ditanda tangani oleh koordinator Kopertis, DR. Zainuddin Notanubun, M.Pd.
Remondasi yang diterima langsung Ketua Yayasan Titian-Tini Maluku Utara, Edy Wahab itu menyebutkan, Koordinator Kopertis Wilayah XII memberikan rekomendasi mendukung pendirian Akademi Maritim Indonesia (AMI) Ternate sebagai satu-satunya perguruan tinggi maritim yang diselenggarakan yayasan pendidikan Titian-Tini Maluku Utara.
“Dengan keluarnya rekomendasi ini kata Edy, maka Kopertis tidak mengakui ada perguruan tinggi maritim lain di provinsi Maluku Utara, karena satu satu provinsi hanya ada satu akademi maritim,” ungkap Edy kepada wartawan di kampus AMI Ternate, lingkungan Fitu Puncak, Ternate Selatan, Sabtu (14/11) akhir pekan lalu.

Keluarnya rekomendasi tersebut, maka yayasan menggelar rapat bersama civitas akademika AMI Ternate mengagendakan pelantikan taruna dan taruni tahun akademi 2015/2016 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pelantikan ini kata Edy akan dihadiri orang tua taruna dan taruni. “AMI Ternate telah mendapatkan legalitas formal dari Kopertis wilayah XII sebagai satu-satunya perguruan tinggi maritim di Maluku Utara, tidak ada lagi perguruan tinggi maritim di luar AMI, sekarang taruna dan taruni fokus belajar dan mengikuti kuliah,” ujar dihadapan taruna dan taruni.
Menurutnya, pelantikan taruna dan taruni merupakan titik awal dalam menapaki karir dan masa depan yang cerah, karena memiliki nilai strategis bagi kesejahteraan individu dan perluasan kemajuan industri pelayaran yang selalu membutuhkan taruna-taruni yang terampil dan terdidik. Ia berharap, para taruna baru dalam proses perkuliahan mengedepankan kedisiplinan yang tinggi dalam mentaati dan mengikuti semua aturan yang berlaku, seperti kebersamaan yang penuh dengan tata krama dan peraturan akademik yang berlaku, begitu pula dengan pengaturan waktu.
Sebab taruna AMI di didik untuk terus berkarya dalam membangun bangsa dan negara dalam dunia transportasi pelayaran. “Terlebih Provinsi Maluku Utara, lewat keahlian dan ketrampilan yang akan diperoleh selama menjadi taruna dan taruni AMI Ternate, akan menjadi modal dasar untuk terus di kembangkan dan dimantapkan guna mengantisipasi tantangan dan peluang ke depan.
Edy menjelaskan, Maluku Utara merupakan provinsi kepulauan. Hampir semua kabupaten dan kota memiliki pelabuhan yang dilayari pelayaran nasional (Pelni), swasta maupun ASDP (Ferry). Hal ini merupakan peluang bagi lulusan AMI Ternate. Karena itu, para taruna dan taruni diharapkan tekun dan bersungguh-sungguh mengikuti perkuliahan untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan sebagai modal menapaki peluang lapangan kerja.
AMI Ternate sebagai satu-satunya akademi maritim di provinsi Maluku Utara saat ini membuka tiga jurusan yakni Kepalabuhanan dan Pelayaran Niaga (KPN), Nautika dan Teknika. “Kalau sebelumnya, yang berminat masuk AMI harus ke Makassar, Bitung, Surabaya dan Jakarta. Sekarang sudah ada AMI Ternate, kampusnya di lingkungan Fitu Puncak, kelurahan Fitu, Kota Ternate Selatan dan telah mendapat legalitas,” tandasnya. (aky)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »