Terus Terang, Listrik di Halmahera Tengah Mulai Terang

Diposting oleh On Tuesday, November 22, 2016 with No comments

WEDA-Bupati Halmahera Tengah, Al Yasin Ali membuat program Halteng Terang, kini perlahan mulai menunjukkan hasil. Menyusul beroperasinya sebuah mesin diesel berkapasitas 1 Mega Watt subsidi Pemda guna mengatasi krisis listrik selama ini.
Menurut bupati, dengan beroperasinya mesin subsidi pemerintah daerah, maka krisis listrik di Kota Weda dan sekitarnya akan teratasi dan semakin membaik. "Saat ini masyarakat kota Weda sudah dapat menikmati pelayanan listrik yang normal. Bahkan di Kecamatan Weda Utara jaringan listrik sudah sampai, sekarang tinggal Kecamatan Weda  Timur yang direncanakan Tahun 2017. Kami akan sharing anggaran dengan PLN ," jelas Bupati diruang kerjanya, Senin (21/11).
Dikatakan, selain pengadaan mesin berkapasitas 1 mega untuk kecamatan Weda dan sekitarnya, Pemda juga akan mengadakan 1 unit mesin berkapasitas 500 Kwh untuk kebutuhan listrik di kecamatan Patani, Patani Timur  dan Patani Barat yang kini sudah terpasang jaringan.
Sementara untuk mengatasi krisis listrik di kecamatan Pulau Gebe kata Bupati, pihaknya akan bekerjasama dengan PT Antam maka Pemda dan masih menunggu penyelesaian, sebab CSR yang tersisa kurang lebih Rp.8 miliar seluruhnya akan dialokasikan untuk perluasan jaringan listrik di Pulau Gebe. “Ini menjadi tanggung jawab PT Antam,” kata bupati dua periode ini.
Dijelaskan, sebenarnya CSR sudah selesai tapi karena asetnya belum diserahkan ke PLN maka Pemda hanya bisa membantu dengan subsidi. Jika sudah selesai baru akan dilakukan penyerahan aset, setelah itu baru dilakukan kerjasama antara PT Antam dengan PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara. “Yang pasti sebelum akhir masa jabatan saya, Insya Allah persoalan Halteng terang terus," janjinya.
Sementara Kepala PLN Weda Risdam mengaku, selain dua unit mesin dari pemda Halteng, pihaknya juga telah mendatangkan dua unit mesin kapasitas masing 500 KVA. "Jadi ada empat mesin baru yang akan beroperasi sehingga keluhan masyarakt sudah bisa teratasi,"  kata Risdam. Ia menambahkan, dua unit mesin dari pemda Halteng telah dioperasikan sementara dua unit mesin dari PLN dalam waktu akan dioperasikan sambil menunggu bangunan baru PLN yang kini dikerjakan. (hrn)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »