SANANA-DPRD
kabupaten kepulauan Sula dinilai hanya mengejar SPPD ketimbang memperjuangkan
kepentingan rakyat. Padahal, ketua DPRD telah menginstruksi anggota DPRD
terutama komisi II dan III melakukan sidak temuan PMII Cabang Sanana terkait
dengan pelayanan PLN, PDAM, kantor Pengelola Pasar dan SPBU.
Namun sidak
yang dilakukan wakil rakyat baru dilakukan di kantor PLTD Waikalopa, Pertama,
PDAM dan kantor Pengelola Pasar. Sementara SPBU dan PLN belum dilakukan. Ketua
PMII Cabang Sanana Falmin Daeng menilai, sidak lanjutan di SPBU dan PLN yang di
janjikan DPRD terkesan hanya main-main dan tidak serius menjalankan fungsi pengawasan.
PMII menilai, sidak
bersama yang dilaksanakan dua hari lalu oleh di PLTD Waikalopa, PDAM dan kantor
pengelola pasar bukan atas dasar itikad baik sebagai lembaga perwakilan rakyat
untuk mengawal agenda-agenda kerakyatan tetapi hanya melaksanakan instruksi
pimpinan dan hanya menggugurkan tanggung jawab belaka karena ada tuntutan PMII.
PMII secara
kelembagaan kecewa dengan sikap DPRD karena saat ini banyak masalah yang perlu
diperhatikan secara serius, malah lebih mementingkan agenda keluar daerah. “Kami
bisa berasumsi anggota DPRD lebih mementingkan SPPD daripada kepentingan
rakyat. Saya pastikan PMII akan mengkolsoldasikan seluruh organisasi kemahasiswaan
untuk melakukan aksi mosi tidak terhadap anggota DPRD kepulauan Sula,” tandas
Falmin. (sdl)
