![]() |
| ilustrasi |
MOROTAI - Aliansi Peduli Rakyat Morotai (Ampera) Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (9/11) kembali melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Morotai. memprotes
aparat hukum serta Panwas, maupun KPU yang sengaja membiarkan
keterlibatan pejabat di Pemda Morotai ikut kampanye dengan memakai
atribut dan Aset milik Pemda Morotai.
Julkifli Samania, Koordinator Aksi meminta panwas
untuk bisa menertibkan sejumlah mobil dinas yang dipergunakan untuk
kepentingan politik oleh kandidat pasangan calon bupati dan wakil
bupati," lembaga
penyelenggara harus bersih, jujur, dan transparan, kami minta pejabat
publik harus netral dan tidak melibatkan diri untuk mendukung pasangan
calon," koar Julkifli.
Menurutnya, ada 3 unit mobil
dinas milik Pemda Morotai yang digunakan untuk kampanye oleh salah satu
pasangan calon Bupati dan Wakil bupati, bahkan untuk mengelabui
masyarakat, mobil dinas milik sejumlah anggota DPRD juga dicabut platnya
dan digunakan untuk kampanye," Itu
mobil rakyat, tidak sepantasnya dipakai untuk kampanye, apabila kami
masih mendapatkan mobil dinas digunakan untuk kampanye, maka akan kami
bakar atas nama rakyat Morotai," ancam Julkifli.
Sementara
orator lainnya Nander Puni menuduh adanya keterlibatan Pj Bupati
Morotai Samsudin Abd Kadir untuk memenangkan salah satu pasangan calon
Bupati dan Wakil Bupati Morotai periode 2017. Sosialisasi yang dilakukan
menunjukkan sikap untuk mendukung pasangan calon untuk
dimenangkan."Ampera tahu skenario yang dimainkan Pj. Bupati untuk
menyelamatkan salah satu pasangan calon, jadi kami minta STOP untuk
mendukung, Pemda harus netral, dan tidak boleh terlibat politik praktis,
karena itu sudah diatur dalam UU ASN,"tegasnya.
Selain menyampaikan aspirasnya di halaman kantor Bupati, para pendemo juga mendatangi kantor Panwas Kabupaten.(wis)
