Pertanyakan Tunjangan dan Kesejahteraan, Guru Datangi Kantor Bupati

Diposting oleh On Tuesday, November 08, 2016 with No comments

MOROTAI - Puluhan guru dari 5 Kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai mendatangi kantor Bupati dan DPRD  menuntut sejumlah hak guru yang tidak direalisasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Pulau Morotai.
Para guru di Morotai ini menganggap sejumlah tunjangan dan kesejahteraan yang menjadi hak guru, sudah disunat oleh Dispora, bahkan diduga sejumlah anggaran untuk guru banyak yang tidak direalisasi," kembalikan hak guru, karena sejauh ini banyak anggaran yang sudah disunat, jadi kami minta agar Dispora bertanggung jawab," cetus Kadhan Loby seorang guru dalam koarnya.
Menurutnya, aksi yang dilakukan para guru ini adalah murni aspirasi guru di Morotai yang kecewa lantaran banyak hak dari tunjangan dan kesejahteraan guru yang tidak bisa terealisasi, misalnya, tunjangan Kesejahteraan Pegawai (Kespeg) dari Januari sampai November 2016, tunjangan non sertifikasi TPG, Tamsil dan lain-lain." kami bersama guru lain, akan melakukan mogok mengajar, apabila tuntutan kami tidak terealisasi, jadi kami kasih batas waktu sampai minggu,"Ancamnya.
Ditempat yang sama, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pulau Morotai Yanto A. Ghani mengatakan, aksi para guru adalah murni aspirasi para guru yang menuntut agar hak dan tunjangan guru bisa terealisasi." sebagai ketua PGRI, saya mempertanyakan sejauh mana realisasi anggaran para guru yang dilakukan Dispora sebagai penanggung jawab hak guru tersebut," terang Yanto.
Ia juga mengancam, apabila tuntutan para guru tidak bisa terakomodir, maka pihaknya akan mengkonsuldasikan seluruh guru di morotai untuk mogok mengajar, sampai hak guru terealisasi,"Guru hanya tahu haknya harus dibayar, apabila ada pernyataan tamsil kosong, atau tunjangan yang lain tidak ada maka itu bukan urusan guru, karena guru hanya tahu haknya bisa terealisasi," tegas yanto dengan nada geram. (wis)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »