TERNATE
- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kota Ternate Ruslan Bian
mengatakan, dengan adanya hari ikan nasional yang jatuh pada Senin
(21/11) diharapkan seluruh masyarakat di Indonesia khususnya masyarakat
di kota Ternate untuk mengkonsumsi ikan bukan mengkonsumsi daging
Di
Kementerian Kelautan Perikanan RI yang disebut dengan program gemar
memakan ikan nasional karena penduduk Indonesia bagian barat itu lebih
suka makan tahu, tempe dan ayam ketimbang makan ikan maka digagas hari
ikan dunia agar kebiasaan maka daging dialihkan ke kebiasaan untuk makan
ikan sehingga mengurangi kolestrol di dalam tubuh karena kalau banyak
maka daging banyak kolestrolnya.
Terkait
dengan keberpihakan Pemerintah kota Ternate terhadap para nelayan di
kota Ternate, setiap tahun pemerintah selalu memberikan bantuan baik
dari sarana penangkapan maupun alat bantu penangkapan serta upaya-upaya
peningkatan pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat nalayan. “
Upaya-upaya itu, kita lakukan baik dari aspek tehnis terkait dengan
metode-metode penangkapan maupun dari aspek non-tehnis terkait dengan
peningkatan pengetahuan daripada nelaya mengenai menagemen usahannya. "
katanya
Menurut
dia, berdasar data dari DKP kota Ternate jumlah nelayan di kota Ternate
di atas 6000 ribu dengan berbagai klasifikasi yakni ada nelayan
memiliki armada diatas 30 broston, ada nelayan memiliki armada diatas 20
broston, ada yang diatas 10 broston dan ada yang diatas 5 broston. "
Untuk itu, diharapkan agar bantuan dari pemerintah berupa bantuan armada
tangkapan yang sudah kita bantu agar dijaga dan dapat dimaksimal
kapasitas usahanya digunakan kepentingan nelayan itu sendiri dalam
rangka mensejahtrakan mereka", harapnya. (aky)
