SOFIFI-Empat alumni program studi Teknik Informatika, Unkhair Ternate diberikan beasiswa oleh pemerintah provinsi Maluku Utara melanjutkan magister (S2). Keempat alumni TI dibiayai Pemprov karena telah membuktikan kemampuannya dibidang teknologi informatika.
Gubernur Maluku Utara Gani Kasuba mengatakan, beasiswa kepada empat alumni TI Unkhair ini untuk menjadi motivasi lulusan lain untuk menampilkan karya sesuai disiplin ilmu dan keahlian. Menurut gubernur, sudah puluhan mahasiswa yang menerima beasiswa Pemprov sejak 2015 karena telah menunjukkan karya nyata melalui pameran dalam bentuk IT Expo. “Kita apresiasi dengan IT Expo telah melahirkan program beasiswa S1, S2 dan S3 di Maluku Utara,” ujar gubernur kepada wartawan, Rabu (2/11).
Dikatakan, program beasiswa yang digagas pemerintah provinsi Maluku Utara ini merupakan wujud kecintaannya terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Pendidikan. Gubernur mengaku baru mampu menyediakan bantuan beasiswa dengan total Rp. 56 miliar dari Rp. 100 miliar yang diusulkan tahun anggaran sebelumnya. “Kita akan berusaha agar setiap kuota beasiswa baik dari pemerintah, swasta mapun program pemerintah pusat terus bertambah,” harapnya.
Sebelum mengunjungi stand, gubernur terlebih dahulu mendengar empat mahasiswa prodi tekhnik Informatika yang telah lulus ingin melanjutkan S2, gubernur langsung memberikan jaminan akan memberikan bantuan beasiswa kepada mereka. “Mereka akan diberikan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah pada tahun 2017. Saya akan memberikan beasiswa empat alumni perdana program studi Tekhnik Infomrmatika untuk melanjutkan S2 di luar daerah,” ujar gubernur.
Beasiswa ini lanjut gubernur, untuk mewujudkan cita-cita mereka sekaligus menambah jumlah tenaga pengajar pada program studi setelah selesai kembali mengabdikan diri di kampus almamaternya.
Selain itu, gubernur juga memberikan bantuan uang tunai Rp.20 juta kepada panitia donor darah yang diterima Ketua Prodi Tekhnik Informatika Unkhair, Amal Khairan. Ia berharap dengan bantuan dana ini menambah semangat panitia menggerakan masyarakat menyumbangkan darah untuk kemanusiaan. “Donor darah merupakan kegiatan sosial yang paling mulia, jadi saya bantu menambah semangat donor darah,” kata gubernur.
Ketua panitia Randi menjelaskan, pameran ini menampilkan stand multi media, stand opensourse (new sistim operasi), stand jaringan, stand aplikasi E-Government, stand Georafi Informasi Sistim dan karya himpunan mahahasiwa jurusan tekhnik infomratika. “Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah memberikan beasiswa kepada kami,” ujar Randi. (ces)
Gubernur Maluku Utara Gani Kasuba mengatakan, beasiswa kepada empat alumni TI Unkhair ini untuk menjadi motivasi lulusan lain untuk menampilkan karya sesuai disiplin ilmu dan keahlian. Menurut gubernur, sudah puluhan mahasiswa yang menerima beasiswa Pemprov sejak 2015 karena telah menunjukkan karya nyata melalui pameran dalam bentuk IT Expo. “Kita apresiasi dengan IT Expo telah melahirkan program beasiswa S1, S2 dan S3 di Maluku Utara,” ujar gubernur kepada wartawan, Rabu (2/11).
Dikatakan, program beasiswa yang digagas pemerintah provinsi Maluku Utara ini merupakan wujud kecintaannya terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Pendidikan. Gubernur mengaku baru mampu menyediakan bantuan beasiswa dengan total Rp. 56 miliar dari Rp. 100 miliar yang diusulkan tahun anggaran sebelumnya. “Kita akan berusaha agar setiap kuota beasiswa baik dari pemerintah, swasta mapun program pemerintah pusat terus bertambah,” harapnya.
Sebelum mengunjungi stand, gubernur terlebih dahulu mendengar empat mahasiswa prodi tekhnik Informatika yang telah lulus ingin melanjutkan S2, gubernur langsung memberikan jaminan akan memberikan bantuan beasiswa kepada mereka. “Mereka akan diberikan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah pada tahun 2017. Saya akan memberikan beasiswa empat alumni perdana program studi Tekhnik Infomrmatika untuk melanjutkan S2 di luar daerah,” ujar gubernur.
Beasiswa ini lanjut gubernur, untuk mewujudkan cita-cita mereka sekaligus menambah jumlah tenaga pengajar pada program studi setelah selesai kembali mengabdikan diri di kampus almamaternya.
Selain itu, gubernur juga memberikan bantuan uang tunai Rp.20 juta kepada panitia donor darah yang diterima Ketua Prodi Tekhnik Informatika Unkhair, Amal Khairan. Ia berharap dengan bantuan dana ini menambah semangat panitia menggerakan masyarakat menyumbangkan darah untuk kemanusiaan. “Donor darah merupakan kegiatan sosial yang paling mulia, jadi saya bantu menambah semangat donor darah,” kata gubernur.
Ketua panitia Randi menjelaskan, pameran ini menampilkan stand multi media, stand opensourse (new sistim operasi), stand jaringan, stand aplikasi E-Government, stand Georafi Informasi Sistim dan karya himpunan mahahasiwa jurusan tekhnik infomratika. “Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah memberikan beasiswa kepada kami,” ujar Randi. (ces)
