SOFIFI-Wakil Gubernur
Malut M.Natsir Thaib Wakil meminya seluruh SKPD penghasil PAD supaya lebih meningkatkan
pendapatan sesuai target belanja hingga akhir Desember tahun ini. Wagub
memprediksi, kemungkinan besar keuangan Pemrov Malut diakhir tahun mengalami
defisit.
Dikatakan, setelah anggaran perubahan,
pendapatan daerah dirancang Rp.2,8 triliun hanya dapat dicapai Rp 2,4
triliun. Dalam komposisi dan struktur anggaran APBD perubahan diantaranya
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 244,37 milliar dengan rincian pajak daerah
sebesar Rp 174,10 milliar dibandingkan APBD induk Rp 182,76 milliar menurun
sebesar Rp 8,6 milliar atau 4,7 persen.
"Banyak pendapatan yang tidak capai
target terutama SKPD penghasil PAD, makanya itu sisa dua bulan ini perlu
digenjot," harap Wagub. Ia menambahkan, terjadi sejumlah pergesaran
anggaran pada retribusi daerah turun 7,5 persen atau mencapai Rp 60 milliar
dari target Rp 65 milliar, sementara pajak daerah dari target semula Rp 182,76
milliar hanya mampu terealisasi Rp 123,98 milliar atau sekitar 67,84 persen. (ces)
