Farksi Golkar Ancam Tolak Pembahasan APBD-P

Diposting oleh On Wednesday, November 09, 2016 with No comments

SOFIFI-Farksi Partai Golongan Karya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Provinsi Maluku Utara mengantan akan akan menolak pembahasan Anggaran pendapatan Belanja daerah perubahan (APBD-P). Alasannya,  anggaran yang hanya dibahas Basan Anggaran (Banggar) terindikasi hanya dibahas internal unsur pimpinan DPRD.
Anggota Komisi III Novino Lobiua mengatakan, pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 seharusnya melalui mekanisme resmi. Setiap pembahasan anggaran harus dimulai dari komisi-komisi, bukan langsung dibahas Banggar.  “Pembahasan APBD Perubahan jangan main potong kompas, karena itu sangat berisiko,” tegas Novino, Selasa (8/11).
Novino mengatakan, jangan sampai pembayaran hutang tahun  2015 tidak sesuai mekanisme. Ia meminta pimpinan DPRD menyerahkan pembahasan APBD P kepada masing-masing komisi. ”Fraksi Golkar tetap menolak pembahasar APBDP yang tidak dibahas sesuai mekanisme.”  ujarnya.
Selain itu katanya, pembahasan APBDP tidak sesuai tata tertib. Mekanisme pembahasan APBD seharusnya dimulai dari pembahasan komisi-komisi baru diserahkan kepada badan anggaran, namun yang justru bukan anggota komisi III saja yang tidak setuju tetapi hampir semua anggota di empat komisi memprotes hal yang sama, dan menolak menyepakati mekasime tersebut.
“Yang pasti fraksi Golkar keberatan pembahasan tanpa melalui komisi. Semua anggota DPRD harus memberikan persetujuan terhadap program kegiatan setiap SKPD, kalau kita tidak tahu terus tiba-tiba ada, bagaimana kita memberikan persetujuan,” tegasnya. (ces)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »