Saksikan Serunya Jelajah Nusantara di Jailolo

Diposting oleh On Friday, October 14, 2016 with No comments



JAILOLO-Pemda kabupaten Halmahera Barat menghimbau kepada masyarakat untuk menyaksikan serunya Jelajah Nusantara melalui program 3ENDS yang digelar Kementerian PP dan PA yang melibatkan lima Provinsi di Indonesia Timur dipusatkan Jailolo kabupaten Halmahera Barat.
Acara yang dibuka, Jumat (14/10) hingga Sabtu, 15 Oktober 2016 ini selain sosialisasi stop kekerasan, dan jelajah 3ENDS,  Kementerian PP dan PA juga akan menampilkan acara puncak bersama artis cilik dan group band Jakarta.
Ketua panitia, Ahmad Zakir Mando Selasa,(11/10) mengatakan, 3ENDS yang dilaksanakan Kementerian PP dan PA melibatkan Maluku Utara, Papu Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jailolo ini, cukup bermanfaat untuk seluruh masyarakat. Ia mengajak masyarakat mengakhiri kekerasan perempuan, perdagangan anak dan ketidakadilan akses ekonomi pada perempuan.
Dikatakan, sosialisasi 3ENDS akan lebih cepat sampai ke masyarakat yakni tuan rumah. Ia mengaku persiapan telah rampung lantaran kerja keras Pemerintah Daerah maupun partisipasi masyarakat, kecamatan yakni Sahu Timur, Sahu dan Jailolo ikut berpartisipasi menyiapkan desa-desa yang akan didatangi Menteri dalam jelajah 3ENDS.
Syakir menjelaskan, agenda 3ENDS Jumat pagi digelar seminar, sore jelajah 3ENDS di desa Loce, Akelamo dan Tedeng, dan Sabtu senam 3ENDS dan pawai dengan melibatkan bentor hias, motor hias. Sementara malam minggu acara puncak hiburan yang dimeriahkan artis cilik dan grup band ibukota.
Dikatakan, sebagai langkah mengakhiri 3ENDS, Kementerian PP dan PA akan menyelenggarakan  Jelajah 3ENDS “Mama Yo Menjawab” yang akan berlangsung pada, Jumat,  14 Oktober sampai Sabtu 15 Oktober 2016  di Jailolo, Halmahera Barat, provinsi Maluku Maluku Utara.
Sesuai program Kementerian PP dan PA, pada 2016 fokus pada kegiatan dan kebijakan yang mengakhiri masalah tiga pokok utama yang dikemas dalam program 3ENDS. 3ENDS diciptakan dengan tiga tujuan, yaitu satu, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak; dua, mengakhiri perdagangan manusia, dan tiga, mengakhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.
Salah satu point dari 3ENDS, mengakhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan, sebenarnya telah dikerjakan sejak tahun 2004 melalui kebijakan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP). Kebijakan PPEP oleh Kementerian PP dan PA terus dikembangkan, dipertajam, dan disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi Indonesia secara menyeluruh.
Selain itu, Kementerian PP dan PA berupaya mengakhiri kesenjangan melalui sinergitas kebijakan pemberdayaan perempuan antara pusat dan daerah, serta database pemberdayaan ekonomi perempuan yang berbadan hukum. Dalam ketiga aspek yang ingin diakhiri dalam program 3ENDS, Kementerian PP dan PA sudah menyiapkan “kunci” agar ketiga aspek permasalahan tersebut benar-benar berakhir.
Misalnya pada masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kementerian PP dan PA telah membuat beberapa kebijakan berupa UU, PP, Perda dan MoU dengan instansi terkait. Namun, yang perlu dilakukan Kementerian PP dan PA adalah harmonisasi peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Kementerian PP dan PA melakukan  beberapa upaya pemberantasan perdagangan manusia. Menurut Kementerian PP dan PA, Unit Pelayanan Kekerasan dan Perdagangan Orang di Polsek dan Polres perlu dibentuk sebagai upaya penanganan perdagangan manusia. Sebagai langkah mengakhiri ketiga permasalahan di atas, Kementerian PP dan PA menyelenggarakan  Jelajah 3ENDS “Mama Yo Menjawab” di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. (dex)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »