TERNATE-Kabupaten Pulau Taliabu tercatat sebagai Kabupaten yang paling lambat tersalur beras raskin, keterlambatan tersebut disebabkan terkendala transportasi, serta ketidak seriusan Pemerintah Kabupaten melakukan pengurusan ke Driver Perum Bulog wilayah I Ternate.
Selain itu pihak pemerintah kecamatan di Kabupaten Pulau Taliabu lamban menyetor uang raskin yang sudah dikumpulkan masyarakat Pulau Talaibu.
Kepala Driver Perum Bulog wilayah I Ternate Najamudin Kotaromalos, Kamis (14/10) mengatakan, Pengurusan beras raskin yang paling terlambat di Maluku Utara yakni Kabupaten Pulau Taliabu,” jadi kami sudah sampaikan kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu bahwa segera melakukan pengurusan administrasi raskin karena kalau beras yang tertampun lama di Gudang akan menyebabkan beras tersebut kwalitasnya menurun.”ujar Najamdin.
Atas penyampaian Bulog kepada Pemkab dan direspon positif oleh pemerintah, “Pemkab Pulau Taliabu sudah respon serta SPA juga sudah ada serta SK Pagu sudah disampaikan oleh pemerintah Daerah pada tanggal 26 september kemarin jadi sekarang kita lagi kontak teman-teman di kantor Camat Taliabu agar segera datang di Driver Perum Bulog untuk melakukan penyetoran agar Beras secepanta tersalur kepada masyarakat Taliabu.”katanya.(mtg)
