Pemprov Diminta Akomodir Usulan Anggaran Dinkes

Diposting oleh On Saturday, October 22, 2016 with No comments

SOFIFI-Pemerintah Provinsi Maluku Utara diminta mengakomodir usulan anggaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoeiri Ternate dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Sekretaris Komisi II DPRD, Mansur Sangaji  mengatakan, berdasarkan rapat evaluasi anggaran RSUD Chasan Boesoeiri, penyerapan anggaran sudah dilaksanakan dengan baik. Namun ada beberapa kendala pada sektor pelayanan makam minum (Mami) dan pelayanan jasa medis
“Inilah belum dibayar kadang-kadang mereka berutang, sehingga anggaran RSUD Chasan Boesoeiri dalam APBD Perubahan nantinya kebutuhan pelayanan Mami maupun pelayanan jasa medis, tenaga kesehatan, dokter dan lain-lain harus diakomidir pada anggran perubahan,”  pintanya, Jumat (21/10).
Menurut Mnasur,  pemerintah Provinsi dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) harus mengakomodir, karena berkaitan dengan pelayanan masyarakat, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 39 milyar untuk anggaran makan minum dan pelayanan jasa medik untuk memperlancar pelayanan masyarakat sehingga  tidak ada hambatan yang kemudian menimbulkan hal negatif ke publik yang memperburuk citra Rumah Sakit termasuk pelayanan kesehatan Kota Ternate dan umumnya Maluku Utara. “Usulan Rp. 39 milyar dimasukkan harus diakomodir, karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara dinas Pertanian DAK anggaran sudah direalisasi tinggal kegiatannya lapangan belum selesai, tetapi kendala APBD yaitu program pengembangannya bibit Pala dan Cengkeh yang sampai sekarang belum disampaikan ke UPL untuk ditenderkan.
Komisi II mendesak dinas pertanian segera membuat formulasi, namun beralasan penyusun program bibit pala dan cengkeh tidak dialokasikan anggaran operasional untuk dilakukan verifikasi kelompk tani. Persaolan teknis, namun yang terpenting sekarang adalah bagaimana program disampaiakn ke UPL untuk ditenderkan dalam  sisa waktu 2 bulan ini, sehingga penyerapan DAU bisa berjalan, sehingga masyarakat pasca kemarau ada pohon pala dan cengkeh hampir merata di di Maluku Utara  adalah jawaban. (ces)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »