Napi Pesta Sabu di Rutan Jadi Tersangka

Diposting oleh On Saturday, October 29, 2016 with No comments

TERNATE-Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Ternate, menetapkan status tersangka terhadap salah satu tahanan kasus narkoba di Rutan Klas IIB Ternate. Tahanan bernama Riski alias Iki itu ditangkap polisi setelah kedapatan hendak pesta narkoba bersama rekan-rekanya dalam Rutan Ternate saat dilakukan razia oleh petugas Rutan.
Kasat Resnakoba Polres Ternate AKP Zainal menuturkan penangkapan terhadap Riski setelah pihaknya mendapat laporan dari pihak Rutan bahwa ditemukan sejumlah tahanan yang hendak pesta narkoba.  Ia menjelaskan, saat penggeledahan polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah alas isap sabu dengan sisa pakai narkoba yang masih menempel.
Awalnya, lanjut dia, ada sekitar 6 orang yang dicurigai yang ikut terlibat, namun setelah dilakukan tes urine, ternyata tiga diantaranya positif konsumsi narkoba. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 1 tersangka bernama Rizki yang juga seorang tahanan di Rutan IIB yang juga tersandung kasus narkoba.
“Kasus ini kami terus kembangkan, sambil menunggu tersangka kasusnya disidangkan oleh pengadilan barulah kita ajukan yang ini. Kami mendapat informasi bahwa ada temuan alat bong atau alat hisap narkoba dalam satu ruangan Rutan, setelah kami periksa beberapa saksi, akhirnya kami tetapkan Riski sebagai tersangka karena alat tersebut serta sisa narkoba sabu merupakan miliknya," ungkap Zainal, Kamis (27/10).
Dengan temuan yang baru ini, penyidik tetap memprosenya untuk kembali diajukan ke pengadilan. "Kita proses menunggu perkara yang lama sudah memiliki kekuatan hukum dan selesai menjalankan masa hukuman, baru kita ajukan perkara yang baru," jelasnya.
Selain Riski, tiga narapidana juga positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh pihak Rutan. Namun, ketiga Napi yang tidak dibeberkan identitasnya ini masih berstatus saksi. "Yang tersangka baru satu, yakni Riski, tiga orang positif itu masih sebagai saksi, kita masih pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut," jelasnya.
Penyidik juga mendalami asal barang haram yang berhasil lolos masuk ke dalam Rutan ini. Sebab pihak Rutan sudah sangat ketat melakukan pemeriksaan setiap pengunjung dan barang bawaanya. "Semua cara sudah dilakukan termasuk pemeriksaan setiap orang dan barang bawaan pengunjung, tapi sebagai manusia ada kekuranga sehingga jika ditemukan maka kami harus ditindaklanjuti," tandasnya. (zsm)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »