BPIW Dukung Pembangunan Jembatan Temadore

Diposting oleh On Saturday, October 29, 2016 with No comments

JAKARTA-Kota Ternate saat ini sudah semakin padat, sehingga perlu melakukan pengembangan wilayah dan infrastruktur ke pulau sekitarnya, sebagai solusi keterbatasan lahan di Pulau Ternate. Sebab itu walikota Ternate Burhan Abdurahman mengadakan pertemuan dengan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) untuk membahas pengembangan infrastruktur di Kota Ternate.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini BPIW mendukung upaya pengembangan infrastruktur demikian disampaikan oleh Kepala BPIW Rido Matari Ichwan di Jakarta sebagaimana dikutip pu.go.id, Kamis (27/10). “Pengembangan infrastruktur di Kota Ternate perlu dilakukan dengan perencanaan khusus, mengingat Ternate merupakan salah satu kota yang memiliki nilai sejarah tinggi di negeri ini,” kata Rido.
Rido mengatakan, perencanaan khusus yang dimaksud adalah pengembangan infrastruktur yang dilaksanakan harus dapat memperkuat karakter Kota Ternate sebagai kota bersejarah.  Kementerian PUPR kini telah melakukan studi kelayakan untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Pulau Ternate, Pulau Maitara dan Pulau Tidore.
Selain itu, Rido juga mendorong Pemkot Ternate untuk terus meningkatkan gerakan Barifola, yakni gerakan gotong royong membangun rumah atau bedah rumah milik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tak menggunakan APBD maupun APBN. Menurutnya, tradisi yang bagus tersebut perlu dipertahankan dan tingkatkan.
Dadang Rukmana menambahkan, saat ini Kementerian PUPR melakukan pengembangan infrastruktur di Indonesia menggunakan pendekatan yang berbasis wilayah atau Wilayah Pengembangan Strategis (WPS).
Dengan pendekatan WPS ini, diharapkan pengembangan infrastuktur PUPR dapat dijalankan secara terpadu dan konprehensif. “Perlu diakui jika sebelumnya, penanganan terhadap kota sejarah dilakukan belum terpadu, misalnya pemugaran pada bangunan-bangunan tertentu. Sehingga, penanganan yang dilakukan tersebut justru menghilangkan makna sejarahnya,” ucap Dadang.
Dengan begitu, saat ini BPIW berupaya mendorong pengembangan wilayah dan pembangunan infrastruktur secara terpadu dan komprehensif. Pemkot Ternate terus memperjuangkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Ternate, Pulau Maitara dan Pulau Tidore. Karena keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat antar ketiga pulau yang berdekatan itu. Biaya pembangunan jembatan tersebut sangat besar, perlu dukungan berbagai pihak agar terealisasi,” ungkap Burhan. (aky)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »