Parah, KNPI Ganda, Perannya Tak Jelas

Diposting oleh On Saturday, October 29, 2016 with No comments

LABUHA-Sejumlah organisasi mahasiswa HMI, LMND, PMII, SMI dan GMKI yang menamakan diri Gerakan Pemuda Pembaharuan (GPP) menilai, keberadaan dan peran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Selatan sebagai wadah perhimpunan pemuda dinilai tidak jelas memperjuangkan aspirasi kepemudaan.
Penilaian GPP ini disampaikan melalui aksi memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober di halaman Kantor Kesbangpol Halmahera Selatan, Kamis (27/10). Puluhan massa aksi itu menilai, ketidakjelasan peran KNPI disebabkan organisasi pemuda ini memiliki kepengurusan ganda. Menyusul ketidakberpihakan KNPI terhadap situasi dan kondisi yang dialami masyarakat Halmahera Tengah saat ini.
“KNPI Halmahera Selatan hanya diam, meski kebijakan pemerintah tak berpihak kepada masyarakat,” ujar seorang orator, Tarjo Hasan. Aksi ini sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928 yang memperjelas kesadaran dan komitmen pemuda Indonesia dalam menjalankan peran dan tanggungjawabnya terhadap perjuangan rakyat Indonesia. "Pemuda memiliki andil besar terhadap pergerakan politik nasional ketika itu yang di kenal zaman kebangkitan nasional yang melahirkan sebuah kesadaran masyarakat untuk kemerdekaan," ujarnya.
Faktanya, di Halsel jauh dari yang diharapkan. "Peran pemuda saat ini jauh berbeda, peran dan tanggungjawab pemuda tidak ada. Buktinya carut marutnya system birokrasi Halsel namun tidak disikapi KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda. Mereka malah diam," tandasnya.  Parahnya, keberadaan KNPI justru menjadi pemecah belah persatuan pemuda, akibat status kepengurusan ganda membuat lembaga ini semakin tidak jelas. (one)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »