Mahasiswa Geografi STKIP Studi Interprestasi Karakteristik Pantai

Diposting oleh On Tuesday, October 25, 2016 with No comments

TERNATE-Mahasiswa Jurusan Geografi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kieraha Ternate melaksanakan studi interprestasi karakteristik Pantai selama 22-23 Oktober 2016. Kegiatan selama dua hari itu mengambil lokasi Jambula sampai Tolire dan Tafure sampai Sulamadaha.
Dosen pembimbing lapangan yang mengasuh mata kuliah Teknik Geologi STKIP Kieraha Ternate, Alwi La Masinu MT mengatakan, studi pantai mahasiswa semester I, III dan V tujuannya untuk mengetahui karakteristik pantai di wilayah Ternate sebagai ciri pantai vulkanis.
Alwi menjelaskan, pantai vulkanis di wilayah pesisir Ternate, banyak dijumpai di teluk dengan kedalaman laut sekitar tanjung dan pantai yang maju. Pantai maju katanya, berada di Kastela seperti bar atau tumpukan batu gamping koral sebagai batuan sendimen organik yang telah mati di dasar laut karena faktor alam.
Sedangkan bar akan terlihat jika kondisi air laut mengalami surut berupa tumpukan pasir atau koral di dasar laut. Disekitar pantai Kastela didominasi penyebaran pasir halus dibandingan ukuran krikil, dengan tipe dan ciri utamanya berwarna hitam dan putih.
Pasir hitam sekitar pantai bersumber dari pelapukan batuan andesitik-basaltik gunung api yang berasal dari gaya geologi yang telah diteranspor oleh media air, sehingga tersebar di wilayah pantai, sedangkan pasir putih sebagai proses dari kimiawi. “Saat angin berhembus dari arah laut dan terjadi arus akan menuju dibagian yang surut, dapat memindahkan bagian-bagian koral yang lapuk ke daerah pasisir pantai,” paparnya.
Koordinator lapangan mahasiswa, Nifran M. Bakar yang ikut dalam kegiatan itu mengaku, dengan Studi Interprestasi Karakteristik Pantai, akan menambah wawasan dalam menginterpretasi karakteristik pesisir pantai, terutama di Ternate. “Saya senang dengan kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Irsan Habsy M.Pd menyatakan, sesuai selogan geogarfi learning by research (belajar sambil meneliti). “Saya sampaikan kepada Dosen, kegiatan ini harus dilakukan agar mahasiswa tidak hanya memiliki teori, tapi penelitian harus dimiliki oleh mahasiswa program studi pendidikan geografi STKIP Kie Raha Ternate, agar semester akhir mahasiswa mampu menyusun proposal atau skripsi sebagai tugas akhir betul-betul memahami cara mengambil data dilapangan,” katanya. Seraya meminta kegiatan ini terus dilakukan oleh dosen Geografi sebelum mengakhiri proses perkuliahan satu semester. (rdx)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »