Imam dan Pendeta di Halteng dapat SIM Card

Diposting oleh On Wednesday, October 19, 2016 with No comments

Bupati Halteng Al Yasin Ali
WEDA-Sebuah terobosan yang dilakukan Pemda kabupaten Halmahera Tengah yakni SIM Card bagi Imam dan Pendeta. Program ini merupakan sebuah inovasi program penyaluran insentif Imam dan Pendeta yang dilahirkan dalam Diklat PIM IV angkat VIII. Meski program insentif imam dan pendeta sudah berjalan beberapa tahun lalu melalui Bagian Kesra Pemda Halmahera Tengah, namun itu hanya menjadi terobosan atau project leader untuk mengidentifikasi berbagai permasalah yang terjadi.
SIM Card imam dan pendeta ini, Rabu (20/10) dilounching Bupati Halmahera Tengah, Al Yasin Ali di ruang rapat bupati. Menurut bupati, SIM card ini dibagi kepada iman, pendeta dan staf diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Dalam pengamatan kami selama menjalankan pelayanan kepada para imam, pendeta dan staf masih ada beberapa kelemahan yang disebabkan keluhan penerima hak diikuti pelayanan yang maksimal," ujar Nurmala Ibrahim.
Melihat permasalahan itu kata Nurmala, maka dipandang penting memperbaiki model dari sebuah sistem pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khusus imam dan pendeta. Dikatakan, untuk lebih efektif, pada kegiatan Project Leader dengan dukungan sponsor Kepala Bagian Kesra Setda Halmahera Tengah bapak, Muchlis Djailan, SE.M.Kes  melakukan suatu terobosan membangun system pelayanan yang lebih baik.
Terobosan ini menurutnya, berupa pelayanan menggunakan kartu elektronik atau SIM CARD sebagai upaya menyelesaikan solusi  dan selanjutnya ditetapkan dalam topic proyek perubahan pada Diklat Pim IV tahun 2016. "Tujuan Launching SIM CARD ini untuk memperkenalkan model inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan yang bangun melalui kerjasama dengan PT.Bank Maluku cabang pembantu Weda sebagai penyedia jasa,"  jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asissten II setda Halmahera Tengah, Pimpinan PT. Bank Maluku Cabang pembantu Weda dan karyawan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Halmahera Tengah, kepala desa, para imam dan pendeta. (hrn)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »