TERNATE-Duka dan tangis menyelimuti
pelabuhan Jailolo, Halmahera Barat, setelah Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas,
BPBD, Polres, Polair Polda, TNI-AL dan dibantu masyarakat menemukan dua mayat
korban hilang dalam peristiwa terbakarnya speedboat
Bintang Fajar. Dua penumpang ditemukan sudah meninggal dunia. Korban
pertama yang ditemuka adalah Junain (6 tahun), anak dari almarhum Yamin Mukhlis
yang juga korban speedboat terbakar mengapung
depan pantai desa Saria, Kecamatan Jailolo pukul 17.30 WIT, Rabu (20/10).
Korban ditemukan nelayan pajeko.
Saat itu, seorang ABK pajeko bernama Samsuddin Bajo dilepas dari kapal
menggunakan perahu sampan mengecek ikan di rumpon rumah. Saat mendekati rumpon,
ia menemukan sesosok mayat tersangkut di rumpon. Mayat korban kemudian dibawa
ke Jailolo dan diserahkan kepada tim gabungan selanjut dibawa ke rumah sakit Jailolo. Setelah dikemas menggunakan
kantong jenzah, mayat Junain diserahkan kepada pihak keluarga di Kalumata
Ternate untuk dikebumikan.
Sementara Aditia (25 tahun),
karyawan bank BNI Syariah yang berdomisili di Kelurahan Tabona Ternate Selatan.
Kasi Ops SAR Ternate Djunaidi menjelaskan, korban Junain ditemukan kurang lebih
30 meter dari rumpom rumah di perairan desa Saria dalam posisi terapung.
Sedangkan Aditia ditemukan tepatnya dilokasi terbakarnya speedboat pukul 18.00 WIT.
"Saat ditemukan, korban
pertama Junain sudah tidak bernyawa lagi, begitu juga dengan korban Aditia.
Kedua korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap. Kondisi tubuh kedua
korban sudah membengkak. “Kami temukan korban Junain di perairan desa Saria,
sedangkan Aditia di lokasi terbakarnya speedboat,"
jelasnya.
Setelah korban Aditia berhasil
ditemukan, langsung dievakuasi ke RSUD Jailolo untuk selanjutnya dijemput pihak
keluarga korban. Sebelum korban Aditia, korban hilang lainnya yakni Junain
terlebih dahulu ditemukan di 3,5 mill dari pelabuhan Jailolo oleh nelayan
bernama Samsudin Bajo.
"Dengan ditemukan semua
korban yang dinyatakan hilang, operasi pencarian korban hilang insiden terbakarnya
speedboat oleh tim gabungan hari
kelima dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat telah dipulangkan ke
instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih," tandas Djunaidi. (zsm)
