![]() |
| Ahmad Hidayat Mus |
TERNATE-Mantan bupati Kepulauan Sula dua periode Ahmad
Hidayat Mus (AHM) punya target sendiri dalam pilkada serentak bupati dan walikota
di Maluku Utara 2015. Tak heran, kampanye pada 8 kabupaten/kota, AHM tak pernah
absen. Selain mengkampanyekan kemenangan pasangan yang diusung Partai Golkar,
juga menjadi ajang mempromosikan diri maju calon gubernur Maluku Utara 2017
mendatang.
Sebab itu, ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara menargetkan pasangan
calon bupati dan walikota yang diusung Golkar menang. Dengan begitu akan
menjadi pintu masuk menang pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur
mendatang. Dalam kalkulasi politiknya, delapan dari sembilan kabupaten dan
kota, termasuk kota Ternate menjadi target kemenangan Golkar.
“Saya yakin kandidat yang diusung Partai Golkar berkoalisi dengan partai
lain, pasti menang. Contoh 5 tahun lalu di Ternate, dukungan Golkar ke Burhan
dan terbukti dia menang. Kali ini dukungan Golkar ke pasangan nomor urut 1, Sudjud
dan Arifin dan pasti menang,” ujar Ketua bidang pemenangan pemilu, DPP Partai
Golkar wilayah Indonesia Timur, H. Ahmad Hidayat Mus (AHM) kepada wartawan di
kediamannya, Sabtu malam (5/12).
Disebutkan, pasangan yang diusung koaliasi partai politik, termasuk Golkar di delapan kabupaten dan kota
diantaranya, Safi Pauwah-Faruk Bahnan di kabupaten Kepulauan Sula dan Aliong
Mus yang tak lain adik kandungnya di kabupaten Pulau Taliabu. Dua kabupaten ini
merupakan basis suara terbesar yang akan diraup pada pemilihan gubernur 2017.
Selain itu, pasangan Ponsen Sarfa dan Sagaf Taha di kabupaten Halmahera
Selatan, Muhammad Syukur Mandar dan Benny Andika di Halmahera Barat. Sementara di
Halmahera Timur, Golkar berkoaliasi dengan ketua DPD PDIP Rudhi Erawan yang pasangan dengan Muhdin
Ma’bud. Begitu pula Frans Maneri dan Muhlis Tapi Tapi di Halmahera Utara,.
Di kota Ternate lanjunya, Golkar mengusung pasangan Sujud Sirajudin dan
Arifin Djafar serta kota Tidore Kepulauan pasangan Hasan Bay dan Mohtar
Sangaji. Pasangan yang diusung maju Pilkada kabupaten dan kota 2015, rata-rata
kader partai Golkar. Dalam hitungan AHM, target 60 persen akan dicapai pada
pilkada serentak 2015 ini.
AHM
mengakui, persaingan di kota Ternate sangat luar biasa, sementara kabupaten lain
posisinya sangat kuat. Meski demikian, AHM tetap menargetkan pasangan yang
diusung Golkar menang di kota Ternate, karena Ternate menjadi gerbang dan
ukuran kemenangan. Dengan begitu, peluangnya menang pada pemilihan gubernur
2017 sangat mudah diraih. (rdx)
