TERNATE - Pemerintah kota Ternate turut berduka cita atas musibah kecelakaan speedboat Bintang Fajar yang terjadi pada Sabtu (15/10) akhir pekan lalu yang dialami warga Ternate maupun Jailolo
" Atas
nama Pemkot Ternate dan secara pribadi menyampaikan turut berduka cita
atas musibah yang dialami oleh warga di Jailolo, Halbar maupun kota
Ternate pada Sabtu akhir pekan lalu," kata Walikota Ternate Burahan Abdurahman usai menghadiri rapat peripurna di kantor DPRD, Senin (17/10).
Walikota menghimbau kepada motoris maupun pemilik speed boat untuk memperhatikan aturan keselamatan penumpang.
Walikota juga meminta kedepan perlu adanya desain speed yang bisa mengurangi ketika terjadi kecelakaan contohnya bagian depan speed boat itu
harus ada pintu darurat. "Untuk itu, saya minta Dinas Perhubungan dan
Adpel berkoordinasi kalau ada pembuatan speed boad yang baru maupun yang
ada ini, kalau bisa di desain harus dirubah karena dengan model yang
ada ini kalau dibelakang speed terjadi kebakaran maka penumpang susah
menyelamatkan diri, " pintanya
Mengurangi kecelakaan di laut walikota meminta aparat harus tegas dalam melaksanakan aturan pelayaran, setiap speed boat harus menyediakan pelampung dan itu disediakan tidak hanya sekedar dipajang tapi harus memang benar-benar ada
"Kalau ada motoris yang kelengkapan pelayaran tidak lengkap, maka
jangan diberikan izin karena ada tanda tangan pasnya karena ini untuk
kepentingan bersama terutama bagi keselamatan penumpang itu yang harus
menjadi perhatian petugas, aturan-aturan yang dibuat itu kan bertujuan
untuk bagaimana melindungi dan menyelamatkan agar pelayaran itu bisa
berjalan dengan aman dan bisa sampai ditujuan,” katanya (aky)
