Tagih Rekening Listrik, PLN Patani Libatkan Oknum TNI

Diposting oleh On Tuesday, December 08, 2015

WEDA-Pemadaman listrik yang terjadi di Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dengan alasan kerusakan mesin, membuat warga Patani merasa dirugikan serta dianggap sudah tak masuk akal. Pasalnya dengan adanya pemadaman membuat alat elektronik seperti kdan televisi warga kecamatan Patani rusak, selain itu warga mengeluhkan penagihan rekening listrik pegawai PLN dikawalan aparat TNI membuat warga geram. Hal ini disampaikan Rakim Tabua, warga desa Yondeliu kecamatan Patani, Senin (7/12).
Rakim mempertanyakan alasan PLN melibatkan anggota TNI melakukan penagihan tarif listrik di setiap rumah warga. "Seharusnya PLN harus tahu diri, sebab selama pemadaman berlangsung meski warga mengeluh namun tetap bayar rekening listrik. Kenapa harus libatkan aparat TNI saat melakukan penagihan," tegasnya.

Menurutnya, tindakan yang diambil pihak PLN Patani dengan melibatkan TNI seakan menunjukkan kondisi warga tidak steril atau tidak aman. "Inikan memberi kesan buruk kondisi disini tidak aman," ujar Rakim. Rakim yang juga aktivis sosial meminta PLN Cabang Ternate mengevaluasi kinerja kepala PLN Ranting Patani sehingga masalah ini tidak lagi terulang. (hrn)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »