![]() |
| (ilustrasi) |
LABUHA-Keluarga Besar Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Halmahera Selatan mendesak
Polres Halmahera Selatan (Halsel) segera mengungkap siapa pelaku pembakaran
kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan beberapa waktu lalu. Wakil
Ketua DPC PDIP Halsel, Benyamin Hi Daud mengatakan, keluarga besar PDI
Perjuangan mengecam keras pembakaran kantor DPC PDIP yang dilakukan orang tidak
kenal (OTK).
Menurutnya,
terbakarnya kantor PDIP Halsel adalah murni dibakar. Pihaknya tidak yakin
terbakarnya kantor tersebut karena kosleting arus listrik. “Lampu di
kantor itu sudah beberapa bulan tidak berfungsi. Jadi tidak mungkin penyebab
kebakaran itu akibat arus pendek, ini memang sengaja
dibakar,” tandasnya.
Anggota DPRD Halsel
itu mencurigai, terbakarnya kantor PDIP ada
kaitannya dengan Pilkada. “Kita meyakini benar
bahwa ini ada kaitannya dengan Pilkada,” tegasnya.
Menurutnya, ada upaya pihak tertentu menciptakan instabilitas di Halsel paska
penetapan pemenang Pilkada Halsel yang itu dimenangkan oleh kaders PDIP. “Ini tindakan
yang tidak bisa ditolelir dan pelakunya harus segera ditangkap,”
tegasnya.
Pihaknya meminta
Polres Halsel bergerak cepat mengungkap pelakunya sebab jika dibiarkan berlarut-larut
bisa memicu konflik. “Jangan sampai ada muncul tindakan balas
dendam. Sebab dicurigai kuat ada kaitannya dengan masalah Pilkada,”
katanya.
Sekretaris Komisi I DPRD Halsel itu menghimbau
kepada kaders dan simpatisan PDIP maupun pendukung kandidat yang diusung PDIP
atas peristiwa ini. “Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk
bekerja mengungkap siapa pelakunya dan apa motifnya. Jangan terpancing dengan
keadaan yang itu bisa memicu konflik yang lebih luas,” imbuhnya.
(wan)
