GAMHAS Tawarkan Ide Ternate Jadi Kota Pendidikan

Diposting oleh On Friday, December 25, 2015

TERNATE-Dalam merayakan hari jadinya Gerakan Mahasiswa Peduli Sosial (Gamhas) Maluku Utara yang XIII yang jatuh pada tanggal 23 desember 2015, telah mengelar dialong pendidikan dengan mengundang kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Diknas) pendidikan Kota Ternate Mohdar Din, Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Kota Ternate Hadi Hairudin, akademisi Pendidikan Ade Ismail, Praktisi Pendidikan Isman Do Idris dan pengawas pendidikan.
Dialong yang bertempat di gedung  Makugawene kelurahan Ngade kota Ternate Selatan, anggota Gamhas Maluku Utara Hisbullah Muhlis usai membawakan mengatakan, Gamhas Maluku Utara telah menawarkan ide dan gagasan agar Ternate dijadikan Kota Pendidikan. Ide dasarnya menurut Hisbullah, budaya literasi, Taman Baca, Mobil Cerdas Keliling, Aplikasi Ternate Membaca, Memperhatikan Kesejahteran Tenaga Pengajar, Pengutang Pelatihan tentang Pengajar, Peduli Guru Honorer dan pelayanan Guru PNS, Sarana IT dan Pengawasan Penggunan, Kurikulum Lokal dan Semangat Belajar Agama, Membangun Rumah Singgah dan Tunjangan Kemiskinan bagi keluarga anak-anak jalanan.

Dia menjelaskan, gagasan-gagasan yang ditulis dan dituangkan dalam karya sederhana itu memberikan ide bahwa Kota Ternate sudah layak menjadi kota pendidikan. Sebab gagasan itu berasal dari kajian-kajian, diskusi-diskusi dan advokasi-advokasi yang dilakukan anggota Gamhas Malut memang benar sehingga ingin mendorong semangat pendidikan dengan prinsip-prinsip yang tidak bisa ditawar melalui iming-iming modal dan kekuasan.
“Ada harapan yang lahir dari kelompok minoritas, semoga tahapan-tahapan semacam ini dapat dilaksanakan pemerintah kota guna mengangkat derajat pendidikan kota ternate yang selama ini masih berada di garis belakang, dan tentu dibantu semua pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan. Gamhas tidak main-main dalam menggagas ide sederhana ini. Sejatinya ingin mendorong posisi kota Ternate berada sejajar dengan kota-kota lain seperti Yogyakarta, Malang, Pangkalpinang, Manggelang,” tandasnya. (srd)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »