Unkhair-UKM Seminar Internasional Serantau

Diposting oleh On Monday, November 30, 2015



TERNATE-Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate bekerjasama Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) menggelar seminar serantau dengan thema ‘Sains Guna untuk Mapan’ di lantai II gedung pertemuan Unkhair, Senin (3011). Untuk menambah semarak, sebelum seminar mahasiswa mementaskan tarian soya-soya dihadapan tamu negeri jiran itu.
Rektor Universitas Khairun Ternate, Prof.Husen Alting kepada wartawan mengatakan, seminar serantau merupakan realisasi Momerandum of Understanding (MoU) antara Unkhair dan UKM beberapa waktu lalu. Salah satu tujuannya, memperluas beberapa fakultas. Sebagai tindaklanjut MoU, saat ini tercatat sebanyak 17 mahasiswa fakultas pertanian dikirim magang selama dua minggu di UKM Malaysia.
Hasil magang kemudian dikembangkan dalam bentuk seminar internasional sekaligus penandatanganan MoU dengan beberapa fakultas yakni FKIP, fakultas tekni, dan fakultas perikanan. MoU ini diharapkan ada kolaborasi riset, proses belajar mengajar, seminar internasional maupun kegiatan yang berhubungan dengan sains dan teknologi.

Rektor menjelaskan, hasil seminar internasional ini akan direview dan dimasukkan dalam jurnal internasional yang berindeks kopus untuk ditindaklanjuti. Husen mengungkapkan, kerjasama internasional tidak hanya dengan universitas kebangsaan Malaysia, tetapi juga dengan beberapa universitas ternama di ASEAN. Bahkan Ukhair sudah lama menjalani kerjasama dengan salah satu universitas terkemuka di Cina. “Beberapa bulan lalu, universitas dari Cina itu mengunjungi fakultas teknik Unkhair,” ujarnya.
Cen—panggilan akrab Husen Alting mengatakan, semua perguruan tinggi memiliki spesifikasi dan keunggulan masing-masing, sebab itu Unkhair merespon dan melakukan kerjasama internasional. Tahun-tahun mendatang katanya, magang yang pernah dilakukan mahasiswa fakultas pertanian ke Malaysia akan dilakukan jurusan-jurusan lain seperti Kimia, Biologi, Fisika dan Teknik. “Magang ke UKM Malaysia akan dijadikan agenda tahun,” katanya.
Rombongan Universitas Kebangsaan Malaysia yang hadir dalam seminar internasional serantau ini sebanyak 14 orang. Jumlah ini, 9 diantaranya profesor, 2 doktor dan 3 dosen biasa. Husen mengaku, seminar ini bukan akhir dari kerjasama, namun hasil semua makalah dalam seminar ini akan disampaikan di planerisetion maupun pleno masing-masing kelompok untuk revieu dimuat di jurnal internasional.
Keuntungan yang diperoleh menurut Husen, memberikan ruang bagi dosen Ukhair melakukan presentasi hasil riset mereka untuk dimuat dalam jurnal internasional Universitas Kebangsaan Malaysia yang telah memiliki indeks kopus. Diakuinya, memang banyak jurnal internasional, namun yang berindeks kopus sangat sedikit. “Universitas Kebangsaan Malaysia telah memiliki itu,” tandas Husen. (can)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »