TEPI BARAT-Gelombang
kekerasan di Tepi Barat kembali menelan korban jiwa. Seorang tentara Israel tewas
tewas ditikam serang warga Palestina di Tepi Barat. Insiden ini terjadi
menjelang kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry ke wilayah
itu sebagai upaya menghentikan pertumpahan darah.
Dalam
insiden yang terjadi di sebuah pom bensin pada Senin (23/11) waktu setempat,
seorang tentara Israel tewas ditikam seorang pria Palestina. Seorang perwira
Israel juga ditikam oleh pelaku yang sama dan mengalami luka parah.
"Seorang
warga Palestina membunuh seorang tentara Israel dan melukai satu orang lainnya
dalam serangan di pom bensin di rute 443," demikian disampaikan militer
Israel seperti dilansir kantor berita AFP,
Selasa (24/11). Rute 44 merupakan jalan utama antara Yerusalem dan Tel Aviv yang
melintasi wilayah Tepi Barat.
Disebutkan
militer Israel, pelaku penyerangan ditembak mati dalam insiden itu. Juru bicara
militer Israel mengatakan, tentara yang ditusuk, Ziv Mizrahi akhirnya tewas,
sedangkan perwira Israel, seorang wanita, mengalami luka serius dan telah
dilarikan ke rumah sakit.
Penikaman
ini merupakan insiden terbaru dari rangkaian kekerasan sejak 1 Oktober lalu,
yang telah menewaskan setidaknya 92 warga Palestina, serta 17 warga Israel,
seorang warga Amerika dan seorang warga Eritrea.
Lebih
dari separuh warga Palestina yang tewas merupakan pelaku penyerangan, sementara
lainnya adalah mereka yang tewas ditembak saat demonstrasi dan bentrokan dengan
aparat keamanan Israel, termasuk di sepanjang perbatasan Gaza.
Kerry dijadwalkan tiba
Selasa (24/11) pagi waktu setempat untuk mengadakan pertemuan dengan Perdana
Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas, guna
meredakan kekerasan di wilayah tersebut. (dtc)