Perampok Nasabah Bank Ditembak Polisi

Diposting oleh On Tuesday, November 17, 2015


Dua penjahat special perampok nasabah bank yang telah lama menjadi target operasi unit Jatanras Reserse Kriminal Polres Ternate, akhirnya berhasil dibekuk. Pelaku yang kerap menjadikan sasaran para nasabah bank usai bertranisaksi itu, terpaksa dilumpuhan dengan tima panas karena mencoba melawan saat ditangkap.
Kedua pelaku tersebut berinisial YP dan HR, yang diketahui warga asal Palembang, Sumetera Selatan, ditangkap saat kepergok melakukan aksi pencurian di areal Terminal Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Senin (16/11) sekitar pukul 14.15 WIT.
“Keduanya memang sudah menjadi target operasi Polres Ternate sejak lama, untuk mengungkap jaringan sindikt sperial pembobolan bank dan nasabahnya yang tersusun rapi. Mereka dibekuk saat tengah bereaksi membongkar bagasi kendaraan roda dua di areala Terminal Gamalama tak jauh dari bank BNI cabang Ternate,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ternate Ajun Komisaris Polisi Sjamssudin Lossen kepada wartawan di IGD RUSU Chasan Boesorie, Senin (16/11).

Lossen menambahkan, modus kejahatan yang dilakukan pelaku pembobolan dan pencurian dari nasabah bank, melalui pengintaian dan pelacakan maupun pembuntuan sasaran yang baru keluar menarik uang dari bank.
“Terakhir bereaski di terminal Gamalama mereka melakukan pembobolan kepada nasabah yang baru mengambil uang dari bank BNI. Jaringan tersebut sangat rapi karena ada yang sudah menunggu di bank kemudian memberitahukan rekannya agar membuntui dan dirampok,” jelasnya.
Ia menegaskan, pelaku terpaksa ditembak karena mencoba melawan saat ditangkap. Pelaku HR dan Yp menyerang petugas menggunakan kunci T. Pelaku YP mengalami luka tembak di lengan kiri. Sementara pelaku HR mengalami dua luka tembak dibagian perut sebelah kanan dan kaki kanan tepatnya di lutut. Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku langsung diamankan dan menjalani perawatan medis di IGD RSUD Chasan Boesoerie Ternate. Sebab pelaku HR dalam kondisi kritis.
Dari tangan pelaku, polisi mendapatkan barang bukti hasil kerja berupa uang sebesar Rp 5 juta, termasuk alat kejahatan yang dipakai saat bereaski berupa kunci T dan sejumlah perlatatan lainnya. Diketahui, hingga pukul 19.00 WIT malam tadi, kedua pelaku masih mendapat perawatan medis di IGD RSUD Chasan Boesoerie akibat luka tembakan dan banyak mengeluarkan darah. (zs)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »