PT Pegadaian (Persero) Kantor wilayah (Kanwil) V Manado optimistis tabungan
emas mampu mendorong pencapaian target laba di 2016. "Kami menargetkan
pencapaian laba Pegadaian Kanwil Manado sebesar Rp282 miliar pada 2016. Jumlah
tersebut naik 22,61 persen dibandingkan target tahun ini," kata Pemimpin
Wilayah V Pegadaian Manado Edi Sarwono di Manado, Kamis (19/11).
"Kenaikan target tersebut ditopang jasa gadai,
pinjaman dan beberapa produk baru misalnya tabungan emas," ujarnya.
Tabungan emas yang belum lama diluncurkan ini diyakini mampu mencapai target
karena animo masyarakat Manado cukup tinggi.
Menurut dia, perseroan ditargetkan mampu mencapai Out
Standing Loan (OSL) Rp2,529 triliun dan omzet menjadi Rp7,98 triliun,
masing-masing tumbuh 3,26 persen dan 5,26 persen dibandingkan tahun lalu.
"Pada tahun lalu laba kami mencapai Rp200 miliar.
Selain menggenjot kinerja gerai yang sudah beroperasi, kami terus menambah
jumlah gerai di wilayah operasional perseroan," tuturnya. Sedangkan
Pegadaian Kanwil V Manado dengan wilayah cakupan Sulawesi Utara, Tengah,
Gorontalo, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat ini ditargetkan membuka
setidaknya lima gerai di Sorong Selatan, Timika, Jayapura, dan Maluku Utara
tahun ini.
Selain itu, katanya, pihaknya juga dituntut untuk
menambah gerai sejumlah empat unit pada 2016 di Poso, Luwuk, Palu dan Jayapura.
Sampai akhir tahun ini, jumlah gerai Pegadaian Kanwil V Manadomencapai 305 unit
yang tersebar di enam provinsi.
Kontribusi terhadap laba terbesar dari Manado, sedangkan terkecil berada di Sorong. Hingga Oktober 2015, perseroan mencatatkan realisasi laba senilai Rp194 miliar dengan pencapaian OSL sekitar 92,52 persen dari target yang ditetapkan tahun ini. Untuk itu dalam dua bulan ini pihaknya akan menggenjot agar setiap daerah mampu mencapai target RKAP yang sudah ada. (ilc)